Abdul Hakim Minta Masyarakat Lebih Waspada Penyebaran Covid-19

Abdul Hakim (foto: voxLampung)
Bagikan:

BANDARLAMPUNG – Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Abdul Hakim prihatin terhadap meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Lampung.

Oleh karena itu, Senator asal Lampung itu meminta agar pemerintah daerah atau pemda lebih memperketat dalam melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan (Prokes) guna menekan penyebaran virus menular tersebut.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, kasus Covid-19 di wilayah itu kian meningkat sepanjang harinya. Tentunya ini menjadi catatan bagi kita semua terutama pemerintah daerah agar lebih meningkatkan dalam upaya pengawasan protokol kesehatan.

“Pemerintah wajib melakukan pengawasan yang ketat terhadap penerapan prokes tersebut agar tidak ada kenaikan kasus secara terus menerus seperti ini,” terang Abdul Hakim dalam keterangannya, Senin (1/2/2021).

Selain itu, strategi pelaksanaan 3T (tracing, testing, dan treatment) atau penelusuran, pengujian, dan pengobatan harus makin dimasifkan. Pelaksanaan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak juga harus tetap ditegakkan oleh pemda. Menurut Zainal, 3M adalah kunci untuk memutus mata rantai penularan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

“Disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak satu dengan yang lainnya, guna meminimalisir bahkan mencegah meluasnya paparan virus corona, serta menghindari kerumunan,” kata dia.

Meski demikian, Pria kelahiran Pandeglang, Banten, 4 September 1963 itu tak bisa memungkiri meningkatnya kasus positif itu lantaran mobilitas masyarakat yang cukup tinggi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Melonjaknya angka kasus positif Covid-19 tidak bisa dilepaskan dari tingginya mobilitas masyarakat di setiap wilayah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus bisa memfokuskan dan memperketat penanganan Covid-19 agar jumlah kasus positif bisa menurun,” tuturnya.

BACA JUGA :  Guntur Sasaono Harap P2L Dikembangkan

Disamping itu, Abdul Hakim juga mendorong masyarakat agar mendukung semua kebijakan dari pemerintah dalam upaya mencegah penularan Covid-19. Menurutnya, sense of crisis atau kewaspadaan akan penyebaran kasus Covid-19 harus dimiliki oleh seluruh masyarakat.

“Sense of crisis tentu menjadi hal utama yang harus dimiliki oleh masyarakat mengingat kondisi pandemi yang belum berakhir, bahkan bisa dikatakan memburuk dengan semakin bertambahnya beban fasilitas pelayanan kesehatan dalam menangani pasien Covid-19,” jelasnya.

Diketahui kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lampung kembali bertambah 147 orang. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Lampung pada Senin, 1 Februari 2021, saat ini jumlah kasus Covid-19 Lampung tembus angka 10.156 kasus.

Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 1.971 pasien kasus konfirmasi masih menjalani isolasi atau perawatan. Jumlah tersebut berkurang 131 pasien dari sebelumnya yang mencapai 2.102 pasien.

Sedangkan, jumlah pasien yang selesai menjalani isolasi pun mengalami penambahan 269 orang. Dengan kata lain, jumlah pasien yang selesai menjalani isolasi atau sembuh berjumlah 7.655 orang.

Selain itu, kasus kematian pasien Covid-19 di Lampung juga bertambah 9 menjadi 530 kasus. Pasien yang meninggal dimakamkan dengan protokol pemulasaraan jenazah pasien covid-19. (ijs/gie)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *