Abdurrahman Abubakar Bahmid: Pemberantasan Terorisme Harus Jadi Fokus Kapolri Baru

Abdurrahman Abubakar Bahmid, anggota Komite I DPD Dapil Gorontalo
Abdurrahman Abubakar Bahmid, anggota Komite I DPD Dapil Gorontalo
Bagikan:

Anggota Komite I DPD RI Abdurrahman Abubakar Bahmid berharap agar Kapolri yang baru pengganti Jenderal Idham Azis nanti bisa sigap memberantas aksi-aksi terorisme di Indonesia. Masalah terorisme dinilai masih menjadi momok yang harus diselesaikan.

“Kasus-kasus terorisme harus menjadi perhatian serius Kapolri baru. Saya berharap pengganti Jenderal Idham Azis nanti mampu memberantas aksi-aksi teroris yang mengatasnamakan agama karena sangat mengganggu ketertiban umat beragama,” ungkap Bahmid, Jumat (8/1/2021).

Nama-nama calon pengganti Jenderal Idham sudah mulai dibicarakan beberapa waktu belakangan ini. Pergantian Kapolri ini menyusul Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Februari mendatang.

Sejumlah nama calon Kapolri yang beredar seperti Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar dan . Bahkan ada isu yang muncul soal pergantian pimpinan Polri yakni Kapolri sepaket dengan Wakapolri. IPW mengungkap ada gagasan muncul Wakapolri Komjen Gatot Eddy menjadi Kapolri pengganti Idham Azis, dengan Komjen Listyo Sigit naik menjadi Wakapolri.

“Siapapun yang terpilih, saya berharap mampu membantu Presiden Jokowi untuk mengendalikan stabilitas keamanan dan ketertiban,” ucap Bahmid.

Senator asal Dapil Gorontalo ini juga menekankan Kapolri yang baru harus bisa merangkul semua pihak. Hal ini mengingat belakangan kerap terjadi gesekan antar-kelompok yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Bahmid menyebut Komite I yang juga membidangi urusan ketertiban umum berharap banyak pada Kapolri baru.

“Komite I DPD RI berharap kapolri yang akan terpilih dapat meredam konflik antar golongan yang beberapa waktu belakangan cukup memanas. Tentunya hal ini membutuhkan kemampuan khusus dari seorang pucuk penjaga keamanan negara,” kata pria yang akrab disapa Ustaz Bahmid itu.

BACA JUGA :  Ketua DPD RI: Pemerintah Harus Segera Tangani Gempa Sulbar

“Saya kira penting sekali agar Kapolri baru nanti untuk bisa merangkul seluruh golongan atau kelompok masyarakat,” tambahnya.

Ustaz Bahmid pun mengapresiasi langkah Jenderal Idham Azis yang berinisiatif mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi untuk mengingatkan dirinya segera memasuki masa pensiun. Ia juga memberi ucapan terima kasih atas kinerja Jenderal Idham Azis.

“Sikap Jenderal Idham Azis menunjukkan pemimpin sejati. Baik Komite I DPD, maupun saya secara pribadi memberi apresiasi atas sikap beliau,” tutur Ustaz Bahmid.

“Saya juga berterima kasih atas pengabdian Jenderal Idham Azis selama ini. Banyak prestasi yang beliau tunjukkan hingga saat-saat terakhirnya menjadi personel Polri. Semoga selalu diberi kesehatan,” sambungnya.

Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan saat ini Presiden Jokowi sedang menunggu rekomendasi dari Kompolnas mengenai usul calon Kapolri baru. Setelah diputuskan Jokowi, nama calon pengganti Jenderal Idham Azis akan dikirimkan ke Komisi III DPR RI untuk dimintai pertimbangan.

“Kita nantikan keputusan Presiden. Semoga siapapun nanti yang terpilih menjadi Kapolri bisa amanah dan membawa perubahan agar Polri semakin lebih baik dan profesional lagi,” tutup Bahmid.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *