Ahmad Bastian Harap Pusat Penuhi Permintaan 700 PPPK Guru yang Diajukan Pemkab Pringsewu

Bagikan:

Bandar Lampung – Anggota DPD RI daerah pemilihan (Dapil) Lampung, Ahmad Bastian meminta pemerintah pusat menyetujui permintaan Pemkab Pringsewu terkait tenaga guru. Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Pringsewu meminta 700 tenaga pendidik melalui program pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada 2021.

“Saya meminta kepada Pemerintah Pusat untuk menerima usulan tersebut agar Kabupaten Pringsewu dapat menangani kekurangan tenaga pendidik untuk tahun 2021,” ujar Ahmad Bastian, Selasa (18/1/2021).

Formasi guru saat ini memang dihapuskan dari seleksi CPNS. Pemerintah kini merekrut guru melalui PPPK. Bastian pun berharap agar pemerintah pusat mempertimbangkan permintaan Pemkab Pringsewu mengingat gaji PPPK dibayarkan menggunakan APBN.

“Pringsewu masih kekurangan sebanyak 1.000 tenaga guru. Dengan disetujuinya 700 PPPK, maka perlahan kekurangan tenaga guru di Pringsewu dapat terpenuhi,” kata Bastian.

Pemenuhan tenaga guru ini dinilai sangat penting. Bastian pun menyinggung soal visi misi Presiden Joko Widodo terkait terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendidik harus menjadi prioritas, karena berkaitan erat dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM),” kata Bastian.

“Presiden Jokowi menekankan pentingnya pembanguna SDM. Maka pemenuhan tenaga guru ini penting agar Indonesia mampu menciptakan SDM unggul sebanyak-banyaknya,” tambah anggota Komite I DPD RI itu.

Pemkab Pringsewu pun masih menunggu regulasi teknis perekrutan guru dari pemerintah pusat. Apalagi sebanyak 64 orang PPPK tenaga guru yang direkrut pada 2018 lalu masih belum menerima surat keputusan (SK) sampai sekarang.

“Kami harapkan pemerintah pusat segera menerbitkan SK para tenaga guru ini. Pemprov Lampung juga perlu mendorong agar proses perekrutan tenaga guru bisa segera dilangsungkan. Untuk itu diperlukan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksaan rekrutmen,” papar Bastian.

BACA JUGA :  Minta Dikenalkan, Bertemu, Nyatakan Cinta, Lalu Membunuh

Mantan anggota DPRD Lampung Selatan itu juga mendorong kepada para tenaga guru untuk tidak ragu mengikuti jalur karier melalui program PPPK. Meski tidak memiliki hak gaji pensiun, kata Bastian, penghasilan tenaga guru melalui PPPK sudah memenuhi standar.

“Bahkan gajinya akan setara dengan PNS. Beda dengan honorer ya,” tegasnya. (ijs/elz)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *