Akankah Simeone Hengkang dari Atletico Madrid di Akhir Musim?

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone
Bagikan:

Madrid – Meski memuncaki klasemen sementara liga Spanyol (La Liga), namun pendukung Atletico Madrid merasakan kekhawatiran pasca tersingkirnya Atletico dari ajang Piala Raja Spanyol (Copa Del Rey).

Pasalnya, pelatih kebanggan publik Los Rojiblancos –julukan Atletico Madrid, Diego Simeone yang sudah satu dekade menukangi Atletico Madrid dikabarkan memberi sinyal untuk hengkang dari tim ibukota Spanyol tersebut.

Sinyal ini hengkang ini disampaikan Simeone menyusul kekecewaannya atas kekalahan yang dialami anak asuhnya oleh klub kasta ketiga Spanyol, E Cornella di ajang Copa Del Rey.

“Kompetisi ini tidak memberikan kepuasan bagi kami dalam beberapa tahun namun solusi untuk hal ini harus ditemukan bila kami masih bertahan di sini tahun depan,” ucap Simeone, Rabu (7/1/2021

Komentar itu tak lepas dari kekecewaan Simeone terhadap kegagalan Atletico bersinar di Copa del Rey. Pada musim lalu, Atletico juga tersingkir secara mengejutkan usai kalah dari Cultural Leonesa.

Bagi public Spanyol, pernyataan yang disampaikan Simeone semacam sinyal yang menunjukkan kemungkinan Simeone pergi dari Atletico. Saat ini, Simeone merupakan salah satu pelatih tersukses di Spanyol. Bahkan, dia paling menangani satu klub di sana.

Simeone melatih Atletico sejak 2011. Di tangan Simeone, Atletico menjelma jadi tim yang punya karakter kuat.

Ia membawa Atletico juara La Liga, Copa del Rey, Piala Super Eropa, dua trofi Liga Europa, dan dua trofi Piala Super Eropa. Simeone bahkan mengantar Atletico dua kali ke final Liga Champions meskipun harus puas jadi runner up.

Prestasi Simeone dalam membentuk Atletico itu menjadi tim besar seperti saat ini, bakal membuatnya jadi rebutan banyak klub besar andai benar-benar memutuskan hengkang dari Atletico Madrid.

BACA JUGA :  Cetak Ribuan Gol, Mampukah Messi Pecahkan Rekor Pele?

Kabarnya, sudah banyak tim Inggris yang ingin menggunakan dinginnya dalam membesut tim. Jika ini terjadi, maka semakin seru Premiere League karena para pelatih top dunia berkumpul di sana.

(Nad/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *