Aksi Terakhir Begal Sadis di Medan Sebelum Dilumpuhkan Timah Panas

Komplotan begas sadis di Medan yang berhasil diringkus polisi. Dua di antaranya ditembak bagian kakinya karena melawan. (Dok. Polisi)
Bagikan:

Medan – Personel Unit Reskrim Polsek Delitua telah meringkus komplotan begal sadis yang kerap beraksi di Medan. Komplotan tersebut terdiri dari enam orang. Saat melakukan penangkapan, polisi menembak dua di antaranya karena melawan dan mengancam keselamatan petugas.

“Kedua tersangka yang terpaksa ditembak pada bagian kakinya berinisial WS alias Ucok (18) dan AN Arif (20),” ungkap Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap yang didampingi Kanit Reskrim, Iptu Martua Manik kepada wartawan, Senin (11/1/2021).

Sementara empat anggota lainnya yang berhasil diringkus di antaranya ARP (18), AP (18), FP alias Azi (18), dan AS (18).

BACA JUGA :  Tipu Hampir 1000 Orang, Bos Grab Toko Diduga Gunakan Uangnya untuk Ini

Menurut Zulkifli, aksi terakhir yang dilakukan oleh kelompok tersebut saat membegal Audri Ananda Sutarno (14) yang sedang mengendarai Kawasaki KLX orange berplat nomor BK 3398 AJM di kawasan Kanal, Titi Kuning Medan, pada Minggu (3/1/2021). Audri saat itu mengendarai sepeda motor bersama teman-temannya.

Namun komplotan tersebut datang berboncengan dan langsung menyerang korban. WS dan AN menyabekan senjata tajam hingga melukai tangan korban. Sementara keempat orang lainnya melempari teman-teman korban dengan batu sehingga teman-teman korban kocar-kacir. Korban juga ikut lari. Saat itu para tersangka langsung memboyong sepeda motor korban ke arah Jalan Bajak II, Marindal.

“Pada hari Minggu, (10/1/2021) petugas memperoleh informasi tentang keberadaan AN di kos-kosan Kota Kisaran. Di situ, petugas yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim berhasil mengamankan AN dan WS,” tutur Zulkifli.

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti berupa senjata tajam, Honda Beat berplat nomor BK 3876 MAM milik pelaku, serta sepeda motor korban. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar