Akun Facebook Arifin Hina Profesi Perawat Dilaporkan Ke Polisi

Ilustrasi penghinaan di media sosial. (Istimewa)
Bagikan:

Majene – Salah satu akun media sosial Facebook (FB), Iqhram Arifin dilaporkan ke pihak kepolisian oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Majene pada Kamis (7/1/2021). Pelaporan dilakukan setelah PPNI Manaje menilai sebuah komentar yang ditinggalkan akun tersebut sudah menghina profesi perawat.

“Kami berharap agar oknum yang melakukan penghinaan terhadap profesi perawat agar bisa diproses hukum,” ujar Ketua DPD PPNI Majene, M. Wahidin usai melapor ke Mapolres Majene.

Tangkapan layar berbagai komentar negatif terhadap profesi tenaga kesehatan di Facebook.
Tangkapan layar berbagai komentar negatif terhadap profesi tenaga kesehatan di Facebook.

Akun Facebook Iqhram Arifin diketahui meninggalkan komentar bertuliskan “Dokter/Perawat RSUD Majene A***G” pada status pengguna Facebook lainnya. PPNI Manaje pun menilai akun tersebut sudah memberi komentar yang sifatnya provokatif dan mengundang komentar negatif lainnya. Komentarnya juga dinilai bisa memengaruhi turunnya kepercayaan orang lain terhadap tenaga kesehatan yang saat ini sedang berjibaku menangani pasien Covid-19.

“Kami sangat menyesalkan komentar yang ditulis pemilik akun tersebut. Karena para perawat selama ini sudah bekerja maksimal dalam penanganan Covid-19,” ungkap Wahidin.

BACA JUGA :  Skandal Perselingkuhan Anggota Polres Pati Dilimpahkan ke Propam

Selain itu, perawat menjadi profesi yang saat ini sangat rentan mendapatkan tekanan dan intimidasi selama penanganan Covid-19. Karena itu, Wahidin menilai beban para perawat sudah cukup berat sehingga jangan lagi ditambah dengan berbagai penghinaan.

“Hargai teman teman perawat dalam bekerja. Jangan ada kecurigaan yang lain,” imbuhnya.

Di sisi lain, Wahidin tak menampik bahwa penghinaan terhadap profesi perawat bukan kali ini saja terjadi di Manaje. Tahun lalu ada kasus penghinaan serupa dan PPNI Manaje pun melaporkan kasus tersebut hingga diproses hukum. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *