Akun WhatsApp Tak Aman Lagi, Pemerintah Harus Lindungi Masyarakat

Akun WhatsApp Tak Aman Lagi, Pemerintah Harus Lindungi Masyarakat
Bagikan:

Jakarta –  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta pemerintah Indonesia melindungi akun WhatsApp masyarakat, hal itu menyusul pemberlakukan aturan baru dari aplikasi WhatsApp.

Kebijakan baru yang akan mulai efektif 8 Februari 2021 itu menyatakan, manajemen WhatsApp dapan mengambil data para penggunanya. Untuk itu dan para pengguna WhatsApp (WA) akan menerima notifikasi soal persetujuan ketentuan baru.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menegaskan Pemerintah sebagai regulator harus menjamin keamanan data untuk tiap-tiap platform yang memberikan layanan ke masyarakat.

Menurut tangkapan mesin Sciograf pada hari ini, Rabu (13/01/2021) Pukul 16:38 WIB, postingan yang dilepas Akun Partai Keadilan Sejahtera pada 13 Januari 2021 Pukul 14:00 WIB ini mendapat perhatian seribu like, share count alias telah dibagikan sebanyak 202 kali, 53 comments. Selain itu, berita ini mencatat 886 reaction.

Postingan ini dikomentari Akun Titik Rahayu ” Lagi musim no wa dihack orang…bahaya sekali…klo disalahgunakan yg nge hack untuk berbuat jahat ats nama yg punta no wa…😰” tulisnya.

Sementara itu akun Nani Bns juga memberikan respon terhadap unggahan ini ” Jadi WA bisa di baca di pantu bgitu seperti fb maksudnya
Yg jualan onlen apakh aman di wa di fb sj byk pnipuan di sleding 🤔🤔” kata Nani.

Ada juga yang memberikan komentar Bang Kawat “Liat kondisi keadaan sekarang…sy pribadi gk yakin usulan PKS ..di ACC..mending cari aman dlu…terkait data pribadi hapus aplikasi Watshap…Pindah aplikasi lain” tulisnya.

Sciograf adalah layanan Big Data dengan teknologi end to end encryption, yang terdiri dari web/robot crawler, indexing/clustering dan analisis berbasis teknologi big data. Sciograf dapat memenuhi kebutuhan data terkini dengan keluaran data bervolume sangat besar dan berkecepatan tinggi serta menghubungkan data dengan berbagai format. (My/IJS)

BACA JUGA :  Video Viral Balap Liar Berujung Tabrakan di Jember, Bayi Jadi Korban 

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *