Alexander Fransiscus: Masyarakat Tak Perlu Takut Jika Terinfeksi Corona

Alexander Fransiscus (Foto Bangka Pos - Tribunnews com)
Alexander Fransiscus (Foto Bangka Pos - Tribunnews com)
Bagikan:

Pangkalpinang- Seorang suspek virus Corona di Bangka Belitung tewas bunuh diri karena diduga depresi. Anggota DPD RI daerah pemilihan (dapil) Babel, Alexander Fransiscus mengajak masyarakat untuk tidak takut apabila terinfeksi virus Corona.

“Kepada masyarakat, khususnya warga Babel, harap tetap tenang menghadapi pandemi virus Corona,” ujar Alexander Fransiscus, Selasa (12/1/2012).

Adapun warga yang bunuh diri merupakan warga kelurahan Selindung, Gabek, Kota Pangkalpinang. Pria yang berprofesi sebagai sopir salah satu bank pelat merah itu ditemukan tewas gantung diri pada Selasa pagi.

Korban diketahui sedang menjalani isolasi mandiri setelah hasil tes antigennya pada akhir Desember 2020 dinyatakan reaktif. Korban diketahui mengalami pneumonia namun melakukan isolasi mandiri karena rumah sakit penuh.

“Saya sampaikan turut berduka cita. Semoga peristiwa miris ini tidak terulang kembali di kemudian hari,” kata Alexander.

Salah seorang senator muda ini juga mengajak masyarakat untuk tidak takut jika terinfeksi Corona. Alexander mengingatkan, proses vaksinasi di Babel akan segera dimulai.

“Jangan takut jika dinyatakan positif Corona karena Covid-19 dapat disembuhkan dengan meningkatkan kembali imunitas tubuh,” ujarnya.

“Babel akan memulai vaksinasi pada 14-15 Januari nanti. Dengan vaksinasi, diharapkan upaya pengendalian penularan Corona bisa semakin terbantu,” tambah Alexander.

Menurut Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Babel akan menerima sebanyak 22 ribu vaksin yang dikirim bertahap hingga bulan April. Saat ini, sudah ada 6 ribuan vaksin Sinovac yang tiba di Babel.

“Dinkes menyatakan vaksinasi di Babel akan diawali oleh Bapak gubernur, Pak Erzaldi Rosman beserta jajaran Forkopimda pada 14 Januari 2020. Kita beri apresiasi untuk itu,” sebut Alexander.

Pemberian vaksin tahap pertama akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dengan jumlah sekitar 12 ribu orang, kemudian dilanjutkkan kepada warga usia produktif yang sudah terdata di Dinkes. Alexander meminta kepada masyarakat Babel untuk bersabar menunggu giliran vaksin.

BACA JUGA :  Dave Laksono:¬†Penghargaan¬†Patriot Bela Negara untuk Eks Pejuang Timtim Patut Diapresiasi

“Pemerintah sudah memastikan akan memberi vaksin secara gratis dan merata kepada seluruh warga Indonesia. Masyarakat saya harap bersabar karena pemberian vaksin juga menunggu stok ketersedian vaksin,” katanya.

Alexander berharap, dengan pemberian vaksin maka akan timbul herd immunity (kekebalan komunal) yang akan mengakhiri pandemi. Dengan begitu, tak akan ada lagi kasus kematian bunuh diri akibat depresi karena Corona.

Anggota Komite II DPD ini juga mengatakan, kejadian bunuh diri suspek Corona tersebut harus menjadi evaluasi bagi Pemerintah Daerah dan Satgas Penanganan Covid-19 Babel. Alexander menekankan pentingnya pemantauan terhadap seluruh pasien dan suspek Corona.

“Sekalipun pasien dan suspek Corona melakukan isolasi mandiri, sudah menjadi tugas Satgas dan Pemda melakukan pengawasan secara ketat. Kejadian ini harus menjadi pelajaran,” ucapnya.

Terakhir, Alexander berharap agar masyarakat bijaksana dalam mencari informasi terkait Covid. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi informasi yang belum valid kebenarannya.

“Masyarakat jangan terprovokasi berita-berita hoax terkait Covid, harus mencari informasi yang sudah terverifikasi kebenarannya dan jangan menyebarkan berita hoax karena hanya akan membuat takut,” tutup Alexander.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *