Amerika Klaim Punya Bukti Baru, Covid-19 Bocoran Dari Laboratorium Wuhan

Para peneliti yang berada di laboratorium Institute Virologi Wuhan. (Foto: Daily Mail Online)
Para peneliti yang berada di laboratorium Institute Virologi Wuhan. (Foto: Daily Mail Online)
Bagikan:

Jakarta – Amerika siap membeberkan bukti baru bahwa virus korona bocor dari laboratorium Virologi Wuhan di Cina.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompea mengatakan, SARS-Cov-2 tidak ditularkan dari kelelawar, trenggeling, atau sepesies lain. Hal ini sudah dibuktikan oleh ilmuwan AS di masa akhir pemerintahan Donald Trump.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kemungkinan virus ini dibudidayakan oleh para ilmuwan Institut Virologi Wuhan. Bila memang virus ini berasal dari laboratorium, maka ada dua kemungkinan, yaitu faktor kesengajaan atau tidak.

“Jika kebenarannya seperti itu, maka Cina bisa dihujat oleh dunia,” ujarnya.

AS turut mengirimkan ilmuwannya untuk melakukan penyelidikan terhadap asal-mula Covid-19, terutama peran laboratorium tersebut.

Ia meminta World Health Organization (WHO) benar-benar menyelidiki secara transparan, sebab publik perlu mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.

Tim peneliti yang beranggotakan 10 orang tersebut akan melakukan perjalanan ke Cina pada 14 Januari 2021. Mereka akan menjalani karantina terlebih dahulu selama dua minggu, sebelum mengunjungi Wuhan.

Sementara itu, pemerintah Cina diduga sempat mencegah penyelidikan internasional tersebut.
Keberangkatan tim WHO sempat ditunda oleh otoritas Cina karena alasan persyaratan.

Oleh sebab itu, Cina dituduh menutup-nutupi kasus Covid-19 yang terjadi pertama kali di negaranya.

Pada tahun 2019 laboratorium Virologi Wuhan sudah diperingati tentang manajemen yang lemah dan keamanan hayati oleh para pemimpin komunis.

Namun, pedoman terbaru tentang keamanan tempat itu malah dikeluarkan ketika pandemi sudah mulai merebak pada Januari 2020.

Bagikan:
BACA JUGA :  Ilmuwan Sebut Varian Baru Covid-19 di Inggris 30-70 Persen Lebih Menular dan Mematikan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *