Anies Baswedan,  Gubernur Paling Diperbincangkan Netizen Minggu Ini

Bagikan:

Jakarta – Ruang publik media sosial adalah arena diskursus yang sangat terbuka bagi warga. Media sosial menjadi ruang yang bebas untuk menyampaikan berbagai persoalan dan melempar gagasan yang bersifat publik.

Warga net memiliki kesempatan untuk menyampaikan argumentasi dan solusi terhadap berbagai isu yang sedang dipersoalkan atau diperbincangkan di tengah masyarakat.

Kelebihannya, gagasan tersebut dapat tersampikan langsung kepada  pemimpin mereka tanpa perantara.

Salah satu isu yang tak pernah sepi dari di ruang publik media di Indonesia, adalah persoalan Ibu Kota Jakarta. Sebut saja sektor lingkungan, seperti masalah sampah, banjir, kebersihan kota, dan ketersediaan zona hijau.

Juga masalah kesejahteraan warga seperti angka kemiskinan, pengangguran, serta perkampungan kumuh. Masalah lainnya seperti masalah  layanan publik, seperti masalah tranportasi, kesehatan  pendidikan,  kependudukan dan catatan sipil, dan sebagainya. Dan masih banyak lagi masalah yang tak dapat disebutkan satu persatu.

Sebagai pihak yang paling bertanggung jawab, masalah-masalah  seperti ini tentu saja selalu dikaitkan dengan pemimpinnya. Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI,  tak pernah lepas dari sorotan media. Hampir semua permasalahan yang  muncul di ibu kota, berpotensi untuk dikaitkan dengannya.

Apakah hal seperti ini merugikan Anies Baswedan, tentu jawabannya sangat relatif, bisa iya bisa tidak. Pada hal tertentu, Anies justru berpotensi diuntungkan, utamanya dari sisi peningkatan popularitas.

Juga dari sisi penyerapan aspirasi, gagasan-gagasan serta kritikan dari warga dapat langsung didengarkan dalam waktu singkat tanpa prosedur panjang. Hal ini  dapat menjadi masukan untuk perbaikan di berbagai sektor, tanpa menguras tenaga untuk mengundang atau mengunjungi warga.

Seperti halnya seminggu terakhir ini, popularitas Anies Baswedan kembali meroket. Hal ini bisa dilihat bada bacaan mesin bigdata Sciograf, dimana Share Index Anies bergerak naik.

BACA JUGA :  Fesyen Tali Masker Ternyata Berbahaya

Maksud dari Share Index di sini adalah total nilai agrerat dari semua data, baik berupa  publikasi, mention di twitter, facebook, intagram, dan konten youtube. Singkatnya, kita sebut  saja sebagai perbincangan.

Data yang diambil pada kurun waktu 2–9 Januari 2021 menujukkan kenaikan popularitas secara gradual. Tingkat popularitas  Anies menanjak siginifikan tanggal 4-8 Januari. Berturut-turut,  bergerak dari sekitar 4.503 perbincangan, kemudian naik 8.933 perbincangan, kemudian naik lagi menjadi 12.017, dan bergerak tipis ke 12.106 perbincangan. Puncaknya tanggal 8 Januari, Anies diperbincangkan natizen sebanyak mencapai 15.143 kali.

Sebagai perbandingan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo misalnya, hanya berada disekitar 2000 – an perbincangan perhari dalam kurun waktu yang sama. Anies diperbincangkan di twitter sebanyak 60.757 kali, dan 698 pemberitaan media online. Terpaut lumayan jauh dengan Ganjar Pranowo yang mendapatkan pembicangan sebanyak 16.333 kali dan diberitakan 513 kali.

Berdasarkan data di media sosial twitter dan berita online, kanaikan popularitas Anies seminggu terakhir dipicu oleh beberapa informasi. Utamanya adalah informasi tentang pemberitaan media yang mengangkat keberadaan pemulung atau tunawisma di jantung ibu kota, yaitu Jl. Sudirman-Thamrin Jakarta. Berita ini tersebut ramai diberitakan lantara pemulung tersebut ditemukan dalam kegiatan blusukan Menteri Sosial Tri Risma Harini yang diliput media.

Di sini warga terpecah, sebagian warga menyatakan tak percaya, bila di jantung ibu kota, yang merupakan ikon ibukota tersebut terdapat pemulung atau tunawisma. Sementara sebagian warga net percaya bahwa informasi itu benar adanya, lantaran Anies dianggap tak berhasil mengelola kesejahteraan ibu kota.

Berita lain yang meramaikan jagat maya adalah kedatangan Anies di RS Fatmawati. Anies memposting pesan diakun instagram miliknya, “Untuk menghormati adab dan etika, pagi ini berkabar terlebih dahulu kepada Menkes bahwa saya akan mengunjungi rumah sakit yang milik Kemenkes, bukan milik DKI” tulis Sang Gubernur.

BACA JUGA :  Berani Izinkan Anak Anda Masuk Sekolah Tahun Depan?

Postingan ini juga tak luput dari tanggapan warga net. Ada anggapan bahwa unggahan tersebut seolah-olah merupakan sindiran kepada Menteri Sosial  Tri Risma Harini,  yang beberapa hari lalu berkunjung ke berbagai titik di Jakarta, yang merupakan wilayah kekuasaannya.

Kontroversi inilah yang mengungkit polularitas Anies beberapa hari terakhir ini. Berdasarkan data yang ada, diantara semua kepala daerah, Anies menjadi kepala daerah yang paling populer satu minggu terakhir ini. (ILP/IJS)

Bagikan:

Pos terkait