ASN di Babel Meninggal Positif Corona, Alexander Fransiscus: Satgas Jangan Loyo Tracing

Bagikan:

Pangkalpinang– Seorang aparatur sipil negera (ASN) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) meninggal dunia setelah terinfeksi virus Corona (Covid-19). Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Babel, Alexander Fransiscus mengingatkan contact tracing atau penelusuran kontak supaya cepat dilakukan.

Adapun ASN yang meninggal dunia itu adalah R (36), seorang ASN aktif yang bertugas di Pemkab Bangka Selatan (Basel). Ia meninggal dunia pada Kamis (14/1) di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

“Saya sampaikan turut berduka cita atas berpulangnya seorang pelayan pemerintahan di Bangka Selatan karena terinfeksi virus Corona,” ungkap Alexander Fransiscus, Jumat (15/1/2021).

R awalnya dirawat di RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan setelah hasil rapid antigennya reaktif kemudian dirujuk ke RSUD Pangkalpinang. ASN itu kemudian melakukan pemeriksaan TCM swab Tes Cepat Molekuler (TCM) dengan hasil positif Corona.

Nyawa R tidak bisa ditolong setelah kondisinya kian memburuk dan akhirnya meninggal dunia dalam keadaan positif Covid. Jenazah R kemudian dimakamkan di TPU Kolong Dua, Toboali, Bangka Selatan, dengan protokol Covid.

“Penting sekali Satgas Penanganan Covid-19 untuk melakukan tracing. Harus ditelusuri siapa saja yang melakukan kontak dengan almarhum selama 14 hari terakhir,” ucap Alexander.

Anggota Komite II DPR RI ini menekankan penelusuran harus dilakukan secara cepat. Alexander menyebut, semakin lama tracing dilakukan, maka potensi penyebaran virus Corona semakin tinggi.

“Satgas tidak boleh loyo dalam melakukan tracing kepada orang-orang yang pernah berkontak dengan pasien Corona,” ucapnya.

“Karena jika contact tracing lambat dilakukan, penyebaran virus Corona semakin tidak terkendali. Ingat, Pangkalpinang dan Bangka sudah zona merah. Penambahan kasus Corona di Babel sedang melonjak,” tambah Alexander.

Salah satu senator muda itu juga meminta agar kasus ASN Bangka Selatan yang meninggal tersebut menjadi perhatian. Menurut Alexander, peningkatan kasus Corona di kalangan pelayan publik perlu dijadikan sebagai faktor agar antisipasi Pemda semakin ditingkatkan lagi.

BACA JUGA :  Tilang Elektronik Tangkap Basah Pasangan Bermesraan Hingga Lepas Sabuk Pengaman

“Pemkab Bangka Selatan harus memperhatikan penyebaran Covid di kalangan ASN dengan melakukan contact tracing dan pemeriksaan kepada ASN lain yang telah kontak dengan almarhum,” tutur salah satu senator muda itu.

“Disinfektan juga harus dilakukan di seluruh penjuru kantor pemkab untuk memastikan tidak ada lagi sisa-sisa virus Corona. Pemda harus menjaga kesehatan dan keselamatan para pegawainya,” sambungnya.

Kepada ASN, Alexander juga berpesan untuk melakukan prosedur yang sesuai standar saat merasakan gejala Covid. Sebagai pelayan masyarakat, ASN harus memberi contoh warga untuk disiplin terhadap protokol kesehatan.

“Jika ada ASN yang terkonfirmasi positif segera isolasi, mengingat ASN adalah pelayan masyarakat dan berpotensi menyebarkan virus Covid-19 dengan cepat,” tutup Alexander. (ijs/elz)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *