ASN Urung Dapat Gaji 13, Tjahjo Kumolo: Yang Terpenting Saat Ini ASN Sehat

Bagikan:

Jakarta – Setelah ramai pemberitaan mengenai pembayaran gaji ke 13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) alias pegawai negeri yang akan dibayar penuh oleh pemerintah kemarin, hari ini sepertinya para ASN harus memendam kembali rasa bahagianya.

Pasalnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa pemerintah masih mempertimbangkan pemberian gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara (ASN) pada 2021.

“Mudah-mudahan, 2021 rencananya masih mempertimbangkan kembali masalah gaji ke-13 bagi seluruh ASN yang ada. Yang terpenting saat ini harapan kita semua ASN harus sehat, produktif,” katanya melalui siaran langsung di YouTube Kementerian PANRB, Selasa (29/12/2020).

Tjahjo menambahkan, terdapat beberapa rencana pemerintah yang harus ditunda karena pandemi Covid-19. Salah satunya pun termasuk masalah kenaikan gaji PNS yang mulanya direncanakan tahun ini. Ia mengaku, telah menyampaikan berbagai masukan yang diterima dari berbagai instansi negara terkait kesejahteraan PNS. Termasuk gaji ASN yang sudah lama tidak diubah, seperti hakim dan polisi.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan PNS melalui uang pensiun dan tunjangan.

“Yang sudah lama tidak pernah diproses, peningkatan penyesuaian penerimaan untuk para hakim yang sudah sekian tahun belum ada perubahan. Kemudian juga anggota Polri di Mabes Polri dan BNN, itu tunjangan kinerjanya juga belum semua. Ini sudah kami sampaikan ke menteri keuangan,” tuturnya.

Namun karena kondisi pandemi, ia meminta ASN memahami jika rencana tersebut ternyata tak bisa dipenuhi pada tahun anggaran 2020/2021. Namun ia memastikan isu kesejahteraan ini menjadi perhatian khusus di tahun ke depan.

Pada 2020, pemberian gaji ke-13 dan tunjangan THR tidak merata karena situasi ekonomi terkendala pandemi Covid-19.

BACA JUGA :  LaNyalla Desak Pemprov DKI Respon Cepat Rencana Pedagang Daging Mogok Jualan

Sebelumnya, Tjahjo mengatakan peningkatan tunjangan yang akan ditetapkan pemerintah memungkinkan ASN dengan pangkat terkecil membawa upah minimal Rp9 juta-Rp10 juta per bulan.

Ia mengatakan belakangan ini, Kementerian PANRB dan Kemenkeu tengah intens berkoordinasi untuk memungkinkan peningkatan gaji dan besaran pensiun bagi ASN.

Sementara, pada Agustus lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat memastikan Tunjangan Hari Raya dan gaji ke-13 untuk ASN sudah diamankan untuk tahun 2021.

“Pemerintah tetap akan mengembalikan lagi pemberian gaji ke-13 dan THR sesuai dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu pemberian gaji ke 13 dan THR dengan perhitungan yang penuh, yaitu sesuai dengan tunjangan kinerja,”ucap Sri Mulyani

(Nad/IJS)

Bagikan:
Editor: Nadeem

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *