Atletico MadridTersingkir dari Piala Raja, Usai Ditaklukkan Tim Kasta Ketiga

Bagikan:

Madrid – Sang pemuncak klasemen La Liga (Liga Spanyol) saat ini, Atletico Madrid harus mulai mawas diri dengan kondisi timnya. Pasalnya, harus tersingkir dari ajang Copa Del Rey atau Piala Raja Spanyol setelah dikalahkan klub divisi ketiga Spanyol, UE Cornella, dengan skor 0-1 pada Kamis dini hari WIB (7/1/2021).

Cornella menyingkirkan pemuncak klasemen sementara kompetisi teratas di Spanyol, La Liga, itu melalui gol tunggal Adrian Jimenez saat laga memasuki menit ke 7 di babak pertama.

Kegagalan ini membuat langkah skuad asuhan Diego kembali terhenti pada babak awal Piala Raja Spanyol, untuk kali kedua secara beruntun.

Musim lalu, Atletico juga mengalami kegagalan di ajang yang sama, tepatnya di babak ketiga, usai dikalahkan oleh tim kasta ketiga kompetisi Spanyol, Cultural Leonesa, dengan skor 1-2.

Tak hanya tersingkir dari perburuan trofi Piala Raja Spanyol, Atletico juga mengalami kerugian dalam laga tersebut dengan cedera pergelangan kaki bek tengah, Jose Gimenez, sehingga harus ditarik keluar lapangan saat pertandingan baru berjalan 11 menit.

Terlepas dari kebijakan rotasi pemain yang dilakukan oleh Simeone dalam laga kali ini, Atletico dinilai memiliki kemampuan untuk lebih merepotkan Cornella dengan tampilnya penyerang Joao Felix dan Angel Correa.

Namun, dominasi penguasaan bola hingga 62 persen sepanjang laga tidak dapat dimanfaatkan oleh Felix dan rekan setim, yang bahkan tidak menciptakan satu pun tendangan tepat sasaran ke gawang Cornella sepanjang laga.

“Dalam beberapa kesempatan di babak pertama tim lawan berhasil memanfaatkan celah dan membuat peluang lebih baik dibandingkan pemain saya,” ujar Simeone

Tumpulnya lini serang anak asuhnya menjadi pokok perhatian Simeone dalam laga tersebut.

BACA JUGA :  Hancurkan Leeds United, Son Cetak Gol ke 100 Untuk Tottenham Hotspur

“Hal itu kemudian membebani para pemain hingga pertandingan usai, terutama karena tidak dapat menunjukkan performa seperti yang kami inginkan,” katanya.

Serpertinya, rasa penasaran kenapa timnya selalu kesulitan saat tampil dalam Piala Raja Spanyol, dan tidak pernah melaju lebih jauh dari fase 16 besar dalam tiga musim terakhir, harus ia simpan hingga musim depan.

(Nad/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *