Banyak yang Meninggal, Kemenkes Belum Beri Vaksin Untuk Usia 60 Tahun

Ilustrasi vaksinasi lansia. (Sumber: Foto: Reuters)
Bagikan:

Jakarta-  Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyatakan warga lansia yang mau divaksinasi belum mendapatkan izin dari pemerintah.

Menyusul laporan berbagai negara, salah satunya Norwegia, vaksin Covid-19 berisiko bagi lansia dan orang yang menderita sakit parah. Di sana sebanyak 23 orang yang masuk kelompok rentan meninggal seusai menerima kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Nadia mengatakan, di Indonesia kelompok usia yang lebih dulu diberikan vaksin Covid-19 adalah mereka yang berusia 18-59 tahun. Saat ini pemerintah belum memberikan lampu hijau penggunaan Sinovac untuk usia diatas 60 tahun. Sebab, laporan uji klinis secara keseluruhan yang dilakukan Tim Fakultas Kedokteran Unpad di Bandung belum rampung.

Semantara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  juga masih terus melakukan kajian dan uji klinis lanjutan tentang boleh tidaknya warga di atas 60 tahun menerima vaksin.

Banyaknya lansia yang meninggal usai divaksin ini, menjadi berita trending nasional hari ini. Menurut tangkapan mesin Sciograf pada hari ini, Selasa (19/01/2021) Pukul  10:34 WIB, postingan yang dirilis CNN Indonesia pada 19 Januari 2021 Pukul 07:08 WIB ini mencatat  share count alias telah dibagikan sebanyak 28 kali selama hari ini saja.  Selain itu, berita ini mencatat 85 reaction dan 114 engagement.

Sciograf adalah layanan Big Data dengan teknologi end to end encryption, yang terdiri dari web/robot crawler, indexing/clustering dan analisis berbasis teknologi big data. Sciograf dapat memenuhi kebutuhan data terkini dengan keluaran data bervolume sangat besar dan berkecepatan tinggi serta menghubungkan data dengan berbagai format. (My/IJS)

Bagikan:
BACA JUGA :  Gempa Bumi Sulbar dan Banjir Kalsel Dominasi Perbincangan Media Pekan Ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *