Berduka Atas Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Stefanus Liow Harap Ada Mukjizat

Bagikan:

Anggota Komite II DPD RI, Stefanus B.A.N Liow mengucapkan duka atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Ia berharap ada mukjizat agar korban jatuhnya pesawat rute Jakarta-Pontianak itu selamat.

“Kami sampaikan duka atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang membawa 50 penumpang dan 12 orang kru. Ada 3 bayi dan dan 7 anak-anak yang menjadi korban pesawat jatuh. Ini peristiwa pedih di awal tahun 2021,” ungkap Stefanus B.A.N Liow, Minggu (10/1/2021).

Bacaan Lainnya

Pesawat Sriwijaya Air yang telah dipastikan jatuh itu merupakan jenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC. Pesawat tersebut hilang kontak di Kepulauan Seribu tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (9/1) siang.

BACA JUGA :  Alexander Fransiscus Dukung Swasta Diberikan Akses Vaksinasi Corona Mandiri

“Menhub Budi Karya Sumadi sudah memastikan pesawat jatuh 4 menit setelah take off. Kita berharap semoga ada mukjizat para penumpang dan kru yang berada di pesawat itu selamat,” ujar Stefanus.

Lokasi jatuhnya pesawat diduga berada di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Stefanus yang akrab disapa Stefa itu berharap proses pencarian dan penyelamatan korban pesawat bisa berjalan lancar.

“Seluruh kekuatan sudah dikerahkan. Helikopter, kapal TNI AL, pesawat TNI AU, dan anggota Kopaska, Basarnas, serta personel dari tim gabungan lainnya. Mari kita berharap agar Pesawat Sriwijaya Air SJ182 bisa segera ditemukan,” ucap senator Dapil Sulawesi Utara tersebut.

Berdasarkan situs FlightRadar24, pesawat Sriwijaya Air kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit. Kemenhub mengungkap pesawat sempat berbelok misterius dengan bergerak ke arah yang tidak sesuai koordinat.

Komite II yang salah satu bidang kerjanya mengurusi masalah perhubungan meminta agar Kemenhub bekerja maksimal untuk mendukung proses pencarian dan penyelamatan korban. Stefa juga meminta Kemenhub bersama jajaran terkait terus memberi informasi perkembangan terbaru kepada keluarga korban.

“Pihak keluarga berhak mendapatkan informasi akurat dan secepatnya. Saya secara pribadi meminta kepada Kemenhub, pihak maskapai bersama tim gabungan terus memberi update perkembangan pencarian pesawat,” kata Stefa.

“Ini penting dilakukan. Para keluarga korban sudah panik dan sedih, jangan ditambah lagi kesusahannya dengan kesulitan informasi,” tambah anggota DPD yang juga merupakan pelayan gereja tersebut.

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengungkap tidak ada gangguan pada frekuensi penerbangan saat peristiwa nahas itu terjadi. Seluruh instansi terkait diminta bekerja sama agar pesawat segera ditemukan.

“Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan pencarian dilakukan secara maksimal. Kerja sama seluruh elemen sangat penting agar proses pencarian dan penyelamatan korban berjalan dengan lancar,” tutur Stefa.

BACA JUGA :  Tri Risma Harini dan Mahfud MD, ¬†Menteri Paling Populer Minggu Ini, Begini Datanya

Senator kelahiran Minahasa Selatan tersebut mengajak seluruh masyarakat mendoakan agar operasi SAR pencarian pesawat jatuh berjalan dengan baik. Stefa menyebut DPD memberikan dukungan terhadap pengerahan kekuatan untuk proses pencarian korban, baik yang dilakukan dengan KRI TNI AL maupun pencarian dengan pesawat TNI AU dan helikopter dari udara.

“Saya meminta kepada masyarakat, mari kita berdoa agar proses pencarian berjalan lancar dan semoga ada keajaiban korban selamat. Kita beri dukungan dan semangat kepada seluruh petugas dan jajaran yang sedang berjibaku melakukan pencarian,” tutup penatua di Sulut ini.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *