Buron Kasus Pembacokan Tahun 2018 Akhirnya Diamankan Polisi Saat Mencuri Dompet

Ilustrasi buron (Istimewa)
Bagikan:

Jakarta – Polsek Duren Sawit sempat menahan pelaku pencurian dompet pemilik warung kopi pada Minggu (3/1/2021). Namun siapa sangka, pelaku berinisial RA (34) tersebut ternyata seorang buron atas kasus pembacokan pada peristiwa tawuran di Pulogadung, Jakarta Timur tahun 2018 silam.

“Dahulu pelaku terlibat tawuran dua kelompok, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulogadung. Selama dua tahun dia lari,” terang Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Imron Ermawan, Rabu (6/1/2021).

Pada peristiwa tiga tahun lalu itu, RA bersama temannya membacok Samuel Sebastian Tampubulon hingga tewas. Polisi saat itu hanya bisa mengamankan teman RA. Sejak saat itu RA menjadi buron. Imorn menyebut pelaku sempat lari ke tiga tempat di Jawa Tengah, namun tidak merinci di kota mana saja. Sampai akhirnya pelaku kembali lagi ke Jakarta.

BACA JUGA :  Sopir Truk Selundupkan Pupuk Subsidi, Dapat Untung Rp100 Ribu/Kuintal

Setelah diamankan oleh Unit Reskrim Polres Jakarta Timur, kini pelaku akan siap diadili. Pelaku terancam dijerat Pasal 170 KUHP ayat 3 tentang penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun.

Belum lama ini, aksi pembacokan kembali terjadi di Jakarta. Tepatnya di Pasar Kenari Lama, Senen, Jakarta Pusat. Diduga kesal karena merasa ditipu, pelaku datang bersama temannya menggunakan sepeda motor dan langsung menghampiri korban. Pelaku bermaksud ingin uangnya dikembalikan.

“Pelaku datang ke TKP untuk mencari korban karena merasa ditipu sebelumnya setelah membeli sekun kabel di Pasar Kenari,” tutur Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto kepada wartawan, Selasa (5/1/2021).

Cekcok pun tak dapat terhindarkan setelah korban menolak mengembalikan uang. Pelaku yang naik pitam lantas mengeluarkan sebilah golok dari dalam tasnya dan langsung menebas ke tubuh bagian kiri korban. Tangan kiri korban seketika putus.

Usai menebas korban, pelaku kembali ke sepeda motor bersama rekannya yang sudah menunggu. Sebelum pergi, pelaku sempat berteriak dan mengaku sebagai orang Palembang. Ia bahkan menyatakan siapa pun yang berani melawannya akan dibunuh. Setelah itu, warga pun meneriaki pelaku maling.

Kini pelaku berhasil diamankan oleh Unit III Resmob ke Polres Metro Jakarta Pusat bersama barang bukti sebilah golok. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *