Bustami Zaindudin Mengenal Syekh Ali Jaber sebagai Sosok Peyabar

Bagikan:

LAMPUNG– Bustami Zainudin mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya pendakwah Syekh Ali Jaber (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber) di RS Yarsi, Hari ini (14/1/2021) pukul 08.30 WIB dalam keadaan negatif COVID-19. Kabar ini disampaikan Yayasan Syekh Ali Jaber.

“Inalilahi wainalilahi rojiun. Beliau (Syekh Ali Jaber, Red)berpulang. Beliau merupakan guru yang memiliki dedikasi tinggi terhadap tegaknya ajaran Islam. Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabbnya. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau,” ujar Anggota Komite II DPD RI itu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/1/2021).

Bagi Bustami, Syekh Ali Jaber merupakan tauladan, sosok yang memiliki ilmu dan kemampuan dalam memberikan edukasi dan pendekatan yang baik. Sosok yang ramah dan tak jarang candanya penuh makna dan berisi. “Banyak ilmu yang telah diberikannya. Kelembutan dan kesabarannya merupakan ciri khas pendakwah yang penyayang,” imbuh Senator Asal Lampung itu.

Ya, pendakwah kharismatik itu meninggal dunia setelah dinyatakan mengidap penyakit Covid-19, meskipun kesehatannya sempat dikabarkan membaik.

Bustami menambahkan, di usia 10 tahun, Syekh Ali Jaber sudah mampu menghapal 30 juz Alquran. Bahkan di umur 13 tahun, Syekh Ali mendapat amanah untuk menjadi imam di salah satu Masjid Kota Madinah.

“Sosok kharismatik. Dakwahnya menyejukan umat, dan kesabarannya patut menjadi contoh. Peristiwa penusukan yang dialami beliau saat di Lampung, adalah cermin begitu tebal kesabaraannya. Sosok pemaaf. Kita tentu merasa kehilangan,” tutur mantan Bupati Way Kanan dua periode itu.

Untuk diketahui, pada 2012 Syekh Ali Jaber resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Selain berdakwah, sempat menjadi juri pada acara Hafiz Indonesia dan menjadi da’i dalam berbagai kajian di beberapa stasiun televisi nasional.

BACA JUGA :  Terima Beras Berkutu, Boleh Dikembalikan

Pada 2008, Syekh Ali Jaber menikah dengan Umi Nadia, wanita asal Lombok, Nusa Tenggara Barat. Keduanya dikaruniai seorang anak yang diberi nama Hasan. (ijs/ful)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *