Catat Tanggalnya! Tarif Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Akan Naik

Presiden Jokowi resmikan tol layang Jakarta-Cikampek pada Kamis, 12 Desember 2019.
Presiden Jokowi resmikan tol layang Jakarta-Cikampek pada Kamis, 12 Desember 2019. (Foto: RISKY ANDRIANTO)
Bagikan:

Jakarta – Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan akan memberlakukan tarif bagi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated mulai 17 Januri 2021 pukul 00.00 WIB. Sebelumnya, jalur bebas hambatan ini beroperasi secara gratis sejak diresmikan pada 2019.

“Kami akan memberlakukan tarif Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated telah tertunda lebih dari satu tahun sejak 15 Desember 2019 dan Kepmen (Keputusan Menteri) PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) telah ditetapkan sejak 2020,” ungkapnya saat konferensi pers yang digelar secara virtual pada Kamis, 14 Januari 2021.

Ia menambahkan, sejalan dengan pemberlakuan tarif baru, perseroan akan menetapkan kebijakan integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang terbagi atas empat wilayah.

Adapun empat wilayah tersebut terdiri dari wilayah 1 Jakarta IC-Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur. Untuk wilayah 2 Jakarta IC-Cikunir, Jakarta IC-Bekasi Barat, Jakarta IC-Bekasi Timur, Jakarta IC-Tambun, Jakarta IC-Cibitung, Jakarta IC-Cikarang Barat.

Kemudian untuk wilayah 3 adalah Jakarta IC-Cibatu, Jakarta IC-Cikarang Timur, Jakarta IC-Karawang Barat. Sementara itu, untuk wilayah 4 meliputi Jakarta IC-Karawang Timur, Jakarta IC-Dawuan, Jakarta IC-Kalihurip, Jakarta IC-Cikampek.

Selaras dengan Heru, Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC), Vera Kirana menyatkan kebijakan integrasi akan mengefektifkan proses transaksi serta menghemat tarif bagi pengguna jalan. Pasalnya, pengguna jalan harus membayar dua kali transaksi saat melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated dengan jumlah beban pembayaran mencapai Rp 62.500 untuk golongan I.

Berikut ini Jasa Marga akan memberlakukan tarif baru usai integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek berlaku.

Wilayah 1:

Golongan I: 4.000

Golongan II: 6.000

Golongan III: 6.000

Golongan IV: 8.000

Golongan V: 8.000

Wilayah 2:

BACA JUGA :  Profil 16 Calon Direksi BPJS Kesehatan

Golongan I: 7.000

Golongan II: 10.500

Golongan III: 10.500

Golongan IV: 14.000

Golongan V: 14.000

Wilayah 3:

Golongan I: 12.000

Golongan II: 18.000

Golongan III: 18.000

Golongan IV: 24.000

Golongan V: 24.000

Wilayah 4:

Golongan I: 20.000

Golongan II: 30.000

Golongan III: 30.000

Golonan IV: 40.000

Golongan V: 40.000

(FWI/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *