Covid-19 Juga Serang Organ Tubuh Lainnya Selain Paru-Paru

Organ-Tubuh-yang-Diserang-Covid-19, foto : Hallodokter
Bagikan:

Jakarta – Sebagian besar orang beranggapan virus Covid-19 hanya menyerang organ paru-paru sehingga menyebabkan batuk hingga sesak nafas.

Namun pada kenyataannya, ada beberapa organ tubuh lainnya yang juga diserang oleh virus Covid-19.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari Pandemic Talks, ada sembilan organ yang ikut terganggu apabila terinfeksi virus ini.

Pertama, paru-paru. Sejak awal kemunculannya, Covid-19 diketahui langsung menyerang organ paru. Hal ini disebabkan sistem kekebalan tubuh beraksi menyerang virus, lalu secara tak sengaja, sistem kekebalan tubuh menyerang organ pa

Kedua, jantung dan pembuluh darah. Virus Covid-19 juga dapat menyerang organ jantung dan sel pembuluh darah. Bahkan, virus ini dapat bersembunyi di dalam sel pembuluh darah. Akibatnya, fungsi sel pembuluh darah yang diserang virus corona dapat terganggu.

Ketiga, otak. Sampai saat ini belum ditemukan penelitian pasti yang menyatakan virus Covid-19 dapat merusak sistem saraf di otak. Namun, beberapa pasien ditemukan mengidap gejala delirium.

Gejala ini ditandai dengan hilangnya kesadaran hingga koma, gangguan kognitif disorientasi, gangguan emosi dan kecemasan, serta gangguan tidur. Dokter Sepriani Timurtini Limbong mengatakan, Sars-Cov-2 bisa menyebabkan respon peradangan di otak, sehingga mengganggu sistem saraf.

Keempat, mata. Tidak hanya organ di dalam tubuh, beberapa pasien Covid-19 dilaporkan mengalami peradangan di lapisan mata dan kelopak mata. Kendati begitu, dampak virus ini terhadap mata masih butuh diteliti lebih lanjut.

Kelima, hidung. Covid-19 juga dapat menyerang saraf penciuman seseorang. Hal inilah yang membuat banyak pasien mengalami gangguan dalam mencium bau atau disebut sebagai anosmia.

BACA JUGA :  Cara Kenali Suhu Tubuh Naik Tanpa Termometer

Keenam, liver. Lebih dari 50 persen pasien Covid-19 ditemukan mengalami peningkatan konsentrasi enzim liver. Banyak faktor yang menyebabkan peningkatan enzim liver atau hati.

Beberapa ahli menduga, peningkatan enzim disebabkan oleh penggunaan obat Covid-19 yang berdampak kepada sel liver. dr. Sepriani menyatakan, pada dasarnya obat apa pun (bukan hanya obat Covid-19), memang diolah oleh hati. Meskipun berdampak pada kesehatan hati, namun tidak sampai merusak. Semua tergantung jenis obat, dosis, dan pemberiannya.

Ketujuh, ginjal. Beberapa penelitian mengatakan virus ini dapat langsung menyerang sel ginjal. Tak hanya itu, adanya infeksi berat di seluruh tubuh diyakini menyebabkan pasokan nutrisi dan cairan ke ginjal berkurang hingga menyebabkan kondisi fatal.

Delapan, saluran pencernaan. Sebanyak 20 persen pasien Covid-19 dilaporkan memiliki gejala diare. Hal ini juga didukung dari teori yang mengatakan virus ini dapat menginfeksi saluran pencernaan.

Sembilan, kulit. Dampak virus ini yang menyerang kulit masih dalam tahap penelitian. Namun, beberapa pasien ditemukan mengalami gejala ruam merah, bentol, dan gatal di kulit.

Dari kesembilan organ tersebut, Dokter Muhammad Iqbal Ramadhan mengatakan, yang paling terdampak adalah saluran pernapasan, yaitu paru-paru, karena virus ini akan berada di saluran napas, khususnya di paru-paru.

Seseorang yang terkena Covid-19 akan mengalami penumpukan lendir atau dahak yang menyumbat saluran pernapasan.

“Jika saluran pernapasan terhambat, maka pasokan oksigen dalam tubuh akan menurun. Hal ini akan berdampak pada kelangsungan organ tubuh lainnya.

(Zak/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *