Dipicu Harta Warisan, Keponakan Penggal Kepala Pamannya Sendiri

Alek pelaku pembunuhan paman berhasil ditangkap Polres Muratara di Lubuklinggau, Jumat 15 Januari 2021. (Dokumen Polres Muratara)
Bagikan:

Muratara – Misteri kematian Ardeni alias Den (50) yang ditemukan tergeletak dengan kondisi kepala nyaris putus di depan rumahnya pada Kamis (14/1/2021) akhirnya terkuak. Den dibunuh oleh keponakannya sendiri, Alexander (26). Sejauh ini, motifnya karena urusan harta warisan.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Satreskrim Polres Musi Rawas Utara (Muratara), AKP Dedi Rahmad setelah berhasil menangkap pelaku di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (15/1/2021). Pelaku kemudian dibawa ke Polres Muratara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Motifnya diduga karena masalah warisan. Koban ini menggarap tanah hak waris milik bapak pelaku,” terang Dedi, Jumat.

BACA JUGA :  Begini Rentetan Penyiksaan yang Dialami Bayi di Makassar

Dedi mengungkapkan, saat ini pelaku masih dalam tahap pemeriksaan sehingga pihaknya belum dapat menyampaikan informasi lainnya.

Sebelumnya, seorang warga menemukan Den tewas di depan rumahnya, di Desa Jadi Mulya 1, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, dengan kondisi mengenaskan pada Kamis (14/1/2021). Den kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat. Foto korban sempat viral di media sosial.

Polisi tak butuh waktu lama untuk menemukan dalang pembunuhan dalam kasus ini. Pasalnya, ada seorang saksi mata yang melihat bagaimana pelaku membunuh Den. Dari kesaksian itulah, petugas pun dengan mudah melacak pelaku. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *