Disebut Luhut Mendatangkan 120 Juta Dosis Vaksin, Ternyata Cuma 3 Juta di Surat Kontrak

Bagikan:

Jakarta – Rencana pemerintah untuk menyegerakan dilaksanakannya vaksinasi Covid-19 di Indonesia dengan mendatangkan jutaan dosis vaksin Sinovac dari China.

Meski hingga hari ini uji klinis fase ke 3 di Indonesia hasilnya belum keluar, namun pemerintah tetap memesan vaksin Sinovac dalam jumlah besar.

Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan menyebut, ada 120 juta dosis vaksin korona akan tiba di Indonesa pada kuartal I 2021.

Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno (Sandi) usai bertemu dengan Luhut Binsar Pandjaitan saat kunjungan kerja di Bali.

“Vaksin, kata Pak Luhut, akan hadir sebanyak 120 juta dosis vaksin Covid-19 pada kuartal I/2021,” tutur Sandi dalam keterangan resmi, Minggu (27/12/2020).

Sandi mengaku, besar harapan dari program vaksinasi Covid-19 dengan mendatangkan vaksin dengan jumlah besar, maka herd immunity (kekebalan kawanan/kelompok) segera tercipta. Sehingga sesegera mungkin Indonesia bisa terbebas dari pandemi Covid-19.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Korona Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmidzi menyebut, saat ini Indonesia hanya memesan vaksin Sinovac, sesuai dengan surat pemesanan yang dipegang oleh Kemenkes. Itu pun jumlahnya hanya sebanyak 3 juta dosis. Bukan 120 juta dosis seperti yang disebutkan oleh Luhut.

“3 juta dosis ya (yang sudah dipesan),” ungkap Siti.

Sebanyak 1,2 juta dosis diantaranya telah tiba di Indonesia pada 6 Desember kemarin. Kini 1,2 juta vaksin Sinovac yang datang tersebut disimpan di Bio Farma Bandung.

Secara terpisah, Juru Bicara Vaksinasi dari Bio Farma, Bambang Heriyanto juga menyampaikan, saat ini pihaknya hanya melakukan kerja sama pengadaan vaksin Covid-19 hanya dengan Sinovac saja. Belum ada kerja sama dengan produsen vaksin lainnya.

BACA JUGA :  Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

“Bio Farma baru dengan Sinovac saja,” ungkap Bambang terpisah.

Rencana pemerintah melakukan program vaksinasi Covid-19 besar-besaran dilakukan pada tahun 2021. Dengan target 70 persen dari total penduduk di Indonesia dari usia  di atas 18 tahun hingga 59 tahun mendapatkan vaksin Covid-19.

(Nad/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *