Ditembak, Dua Penjambret di JPO Jakbar Ini Tak Bisa Lagi Beraksi

Ilustrasi jambret. (Istimewa)
Bagikan:

Jakarta – Dua penjambret yang kerap beraksi di jembatan penyebrangan orang (JPO) di kawasan Jakarta Barat, YY (24) dan DP (21) kini tak bisa lagi melakukan aksinya setelah polisi menangkap keduanya. Para pelaku diketahui warga Penjaringan, Jakarta Utara yang juga residivis kasus serupa.

“Karena pelaku melawan saat ditangkap kami beri tindakan tegas terukur kena kedua kakinya,” ujar Kapolsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi, Senin (18/1/2021).

Keberadaan kedua tersangka sangat meresahkan warga sekitar dan para pelintas JPO. Pasalnya, mereka tak segan melukai korbannya apabila melawan. Mereka membekali diri dengan kunci T yang dimodifikasi sehingga dapat digunakan sebagai senjata. Kunci T itu juga yang dipakai pelaku ke petugas saat akan ditangkap.

BACA JUGA :  Pembacok Imam Musala di Temanggung Terancam Hukuman Mati

Polisi menangkap keduanya saat beraksi menjamber ponsel seorang pejalan kaki di JPO Kamal, Kalideres, Jakarta Barat pada 5 Januari 2021 lalu. Dan saat berhasil meringkus keduanya, polisi menemukan beberapa barang bukti berupa ponsel hasil menjambret.

Slamet menambahkan, kedua tersangka tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga mereka pun memilih menjambret untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Kini, mereka harus bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan. Keduanya dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara sudah menanti keduanya. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *