DPR Mendorong Kemensos Lakukan Evaluasi Berkala dan Validasi Data Penerima Bansos

Bagikan:

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menilai target Pemerintah dengan merealisasikan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), sembako Bantuan Sosial Tunai (BST), hingga Bantuan Langsung Tlunai (BLT) mulai tanggal 4 Januari 2021 sangat mendasar.

Meski demikian, DPR berharap Pemerintah dapat memastikan validitas data penerima bansos, serta melakukan penataan dan evaluasi data penerima bansos secara berkala. Ini untuk memastikan bansos yang disalurkan tepat sasaran, sehingga tujuan dari diberikannya bansos untuk menggerakkan perekonomian yang lesu akibat pandemi dapat tercapai.

Bacaan Lainnya

“Tentu kami akan terus mendorong Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan penyalur bansos, baik dari kantor pos dan Himpunan Bank Negara (Himbara) dalam menyalurkan bansos tidak ada pemotongan apapun kepada masyarakat,” jelas Azis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/12/2020).

BACA JUGA :  Azis Syamsuddin: Penutupan Pintu Masuk Bagi WNA Sangat Tepat

DPR juga akan terus mendorong Kemensos bersikap terbuka terhadap masukan masyarakat dengan menyediakan nomor pelaporan dan bersikap aktif serta cepat dalam merespon keluhan masyarakat terkait bansos.

“Ditemukan kasus penyelewengan ataupun pemotongan dari jumlah yang seharusnya diterima masyarakat dan masih ada masyarakat yang seharusnya menerima bansos, namun tidak terdata dalam data penerima bansos ini menjadi pekerjaan rumah. Berikan yang hak, dan yang membutuhkan,” tegas Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu.

Dari beberapa hal mendasar ini, DPR akan terus memberikan suport kepada Kemensos untuk tidak bosan-bosannya melakukan evaluasi secara berkala yang disertai perubahan dan inovasi dalam sistem pengadaan hingga pendistribusian bansos. “Penekanan ini penting guna meminimalisir celah-celah yang dapat dimanfaatkan oknum untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” jelas Azis.

BACA JUGA :  KPK Panggil Tiga Saksi Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Siapa Saja?

Hal penting lainnya, adalah mendorong Pemerintah untuk melakukan inovasi dalam pengelolaan program-program bansos. “Inovasi penting, agar dari bantuan tersebut masyarakat tidak hanya bisa bertahan hidup, tetapi juga diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat untuk membuka usaha-usaha baru guna memperbaiki perekonomian masyarakat yang lumpuh akibat pandemi Covid-19. (ijs/ful)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *