Erdogan Terima Vaksin Perdana Sinovac Hari Ini

Presiden Turki menerima vaksin Sinovac sumber: instagram
Bagikan:

Jakarta – Presiden Turki, Tayyip Erdogan menerima vaksin Covid-19 produksi Sinovac yang disiarkan secara langsung oleh saluran televisi lokal pada Kamis (14/1/21).

Dilansir Reuters, Erdogan menerima dosis vaksin pertamanya di Rumah Sakit Kota Ankara. Dia tiba bersama Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, yang menerima vaksin pertama di negara itu sehari sebelumnya.

Menurut juru bicara Partai AK sebuah tindakan yang menurut juru bicara partai, hal ini bertujuan untuk mengurangi keraguan publik tentang keefektifan vaksin itu.

Selain Erdogan, Turki juga sudah memvaksinasi sebanyak 250.000 tenaga kesehatan.

Erdogan mengimbau, agar semua anggota senior Partai AK dan politisi lain mendukung program vaksinasi tersebut.

“Jumlah vaksin pada tahap pertama sudah jelas. Sekarang, 25-30 juta dosis lagi akan datang dalam periode mendatang. Kami ingin melanjutkan ini dengan cepat, ”katanya kepada wartawan.

Menteri Kesehatan, Fahrettin Koca mengatakan, mewajibkan semua warga segera divaksinasi saat giliran mereka tiba. Pihaknya telah membangun 30 klinik untuk pegelolaan vakasin tersebut.

Menurut catatannya, Turki hingga kini telah memvaksinasi lebih dari 261.000 orang.

Ahli Bedah Umum, Nurettin Yiyit mengatakan, dalam sehari, rumah sakit dapat memvaksinasi sekitar 1.800 orang dan 3.500 petugas medis.

“Kami menghabiskan sekitar 10 bulan dengan pakaian putih (APD), mendukung orang-orang yang berjuang untuk hidup. Petugas kesehatan tahu betul bahwa situasi ini tidak bisa dianggap enteng dan vaksinasi ini sangat diperlukan, ”kata Yiyit.

Pelaksanaan program vaksinasi ini merupakan upaya pemerintah dalam melawan virus korona. Dilaporkan, lebih dari 2,3 juta orang terinfeksi dan 23.000 kasus kematian sejak Maret 2020.

(ANS/IJS)

Bagikan:
BACA JUGA :  Saling Balas, AS Serang Fasilitas Kelompok Militan Pro-Iran di Suriah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *