Eva Susanti Minta Pemerintah Daerah Kawal Distribusi Bantuan Tunai Sesuai Target

Foto Ilustrasi: Bantuan Dana Tunai / Ekonomi Bisnis
Bagikan:

JAKARTA – Anggota Komite III DPD RI Eva Susanti meminta Pemerinta Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memantau lembaga penyalur dalam mendistribusikan bantuan tunai kepada satu juta lebih keluarga penerima manfaat. Sehingga dana tersebut bisa digunakan menambah kebutuhan mereka.

“Kami juga berharap lembaga penyalur (Bank Himbara dan PT Pos Indonesia) yang ditunjuk segera melakukan tugasnya dengan cepat dan tidak boleh terhambat. Kedepankan kepentingan rakyat dan terlaksananya program ini,” jelas Eva Susanti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/1/2021).

Bacaan Lainnya

Jika di lapangan terdapat data yang tidak tepat dalam proses penyaluran maka lembaga penyalur harus berinisiatif merespon kondisi yang ada. Tidak sebaliknya dibiarkan menunggu. “Harus jemput bola dengan semua unsur, baik Dinsos serta pemerintahan di tingkat kabupaten/kota,” terangnya.

BACA JUGA :  Mengintip Adat dan Budaya Bali di Tengah Pandemi

Sementara bagi penerima manfaat bantuan tunai ini, Eva mengingatkan agar digunakan sebaik-baiknya dalam memenuhi kebutuhan hidup. “Tentu saja dengan danya bantuan ini patut disyukuri sebagai wujud nyata pemerintah hadir di tengah sulitnya warganya,” imbuhnya,

“Ini wujud perhatian negara, maka manfaatkan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok bukan untuk membeli rokok atau yang lain seperti pesan yang diingatkan oleh Presiden dan Menteri Sosial,” kata dia.

Ia berharap melalui bantuan ini dapat membantu warga bangkit untuk melakukan perbaikan dari sisi ekonomi sehingga akan turut dalam pemulihan ekonomi secara menyeluruh.

Eva juga berpesan, Pemprov sebagai pihak yang ditugaskan Presiden melakukan pengawasan pendistribusian di daerah, diharapkan Forkopimda, bupati dan wali kota hingga perangkat desa sampai tingkat RT melakukan pengawalan agar bantuan ini tersalur cepat, akurat dan tepat sasaran.

“Sekali lagi kita patut bersyukur, Pemerintah melanjutkan program bantuan tunai pada 2021 untuk membantu kesulitan masyarakat di tengah masih menyebarnya Virus Corona,” terangnya.

BACA JUGA :  Crazy Rich Jakut Dapat Vaksin Duluan, DPRD DKI Minta Usut Tuntas

Program ini meliputi program keluarga karapan (PKH), bantuan sembako dan bantuan sosial tunai dengan anggaran hingga Rp110 triliun. Bantuan PKH akan dilakukan sebanyak empat tahap, sementara bantuan sembako dan bantuan sosial tunai selama empat bulan yakni Rp300 ribu/bulan.

Berdasarkan data Dinas Sosial Sumsel, penyaluran bantuan di Sumsel yakni bantuan sosial tunai untuk 131.664 KPM sebesar Rp300 ribu/KK/bulan selama empat bulan.

Kemudian bantuan PKH untuk 328.570 KPM dan bantuan sembako untuk 646.715 KPM. Dari data tersebut total warga Sumsel yang mendapatkan bantuan ada sebanyak 1.106.949 KPM. (ijs/ful)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *