Fakta di Balik Klaim Virus Covid-19 Menular Lewat Kain

Ilustrasi handuk dan sprei hotel. Foto: Glamoure Home
Bagikan:

Jakarta – Sebanyak 13 orang dinyatakan positif Covid-19 di hotel mewah Mandarin Orchard. Kabar ini membuat banyak netizen berspekulasi virus Covid-19 dapat menular melalui handuk dan sprei di hotel.

Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan bahwa 13 kasus tersebut kemungkinan berasal dari lokasi yang sama meskipun 13 orang tersebut berasal dari negara yang berbeda.

Bacaan Lainnya

“Ada kesamaan genetik yang tinggi, kemungkinan terinfeksi dari sumber serupa,” demikian pernyataan dari Kementerian Kesehatan, Senin (4/1/2021).

Meski begitu belum diketahui secara pasti sumber penyebab penyebaran virus Covid-19 di hotel tersebut.

Associate professor Hsu Li Yang dari Saw Swee Hock School of Public Health mengatakan, kemungkinan penyebaran virus Covid-19 dari orang ke orang atau pun melalui benda dan barang yang terdapat di hotel mungkin terjadi.

“Jika mereka tidak bertemu satu sama lain selama mereka tinggal, maka bisa jadi staf hotel atau objek yang membentuk rantai transmisi. Terkait handuk atau sprei, ini tergantung bagaimana didistribusikan setelah dibersihkan,” kata Hsu Li Yang, dikutip dari The Straits Times.

Sebagai Informasi, menurut Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Agus Dwi Susanto, terdapat tiga metode penularan virus Covid-19 yang dapat terjadi.

Pertama, transmisi melalui droplet atau cairan yang keluar saat seseorang batuk, bersin, dan berbicara dalam jarak 1-2 meter. Virus ini dapat terhirup oleh orang di sekitar melalui saluran pernapasan dan menginfeksi orang tersebut.

Kedua, penyebaran melalui udara atau airborne. Penyebaran ini terjadi karena penguapan dari droplet yang bersifat infeksius di udara dan dapat menjangkau jarak yang cukup jauh serta mampu bertahan lama. Studi menunjukkan aerosol dapat bertahan 3-16 jam di udara.

Ketiga, transmisi tidak langsung melalui benda-benda atau permukaan yang disentuh oleh tangan. Oleh karena itu perlu rajin mencuci tangan untuk menghindari transmisi ini.

BACA JUGA :  Ilmuwan Sebut Varian Baru Covid-19 di Inggris 30-70 Persen Lebih Menular dan Mematikan

Berdasarkan hal itu, Agus mengungkap, penularan lewat handuk atau sprei bisa saja terjadi.

Disisi Lain, dokter spesialis paru, Erlang Samoedro mengatakan, kemungkinan penyebaran dari lingkungan jarang terjadi. Virus juga dapat hilang setelah dicuci dengan sabun.

“Penyebaran yang lebih mungkin itu penularan dari orang, karena virus akan hilang setelah dicuci pakai sabun,” kata Erlang.

Sementara itu, sebuah studi dari New England Journal of Medicine menunjukkan virus dapat bertahan di kain atau pakaian dalam dua hari, di gelas empat hari, kayu dua hari, dan plastik tiga hari. (Zak/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *