Hasbi Anshory Puji Tim TNI yang Berhasil Temukan FDR Sriwijaya Air

Bagikan:

JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI Hasbi Anshory memuji jajaran TNI yang bekerja keras membantu operasi SAR jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ182. Atas kerja keras para personel TNI, ia mendukung agar pembinaan kian ditingkatkan.

“TNI mengerahkan banyak personelnya untuk membantu operasi SAR bagi korban Pesawat Sriwijaya Air yang jatuh pada 9 Januari lalu di Perairan Kepulauan Seribu. Ada ribuan ya jajaran TNI yang dikerahkan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto,” ungkap Hasbi Anshory, Kamis (14/1/2021).

Bacaan Lainnya

TNI mengerahkan puluhan alat utama sistem pertahanan (alutsista) baik alutsista laut, udara, dan darat. Ada belasan kapal perang yang diturunkan untuk operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Beberapa pesawat milik TNI AU juga ikut diterjunkan untuk melakukan pencarian.

BACA JUGA :  Banjir Mengepung Kota Semarang, Lalin Darat dan Udara Terganggu

Untuk SDM (sumber daya manusia) TNI, proses pencarian mayoritas mengerahkan personel TNI AL sebab pesawat Sriwijaya jatuh di laut. Bahkan black box pesawat rute Jakarta-Pontianak itu ditemukan oleh tim penyelam TNI AL pada Selasa (12/1).

“Saya secara pribadi memberi apresiasi kepada teman-teman tim penyelam TNI AL yang berhasil menemukan black box Sriwijaya Air. Personel TNI banyak bekerja keras di laut mencari jenazah korban dan serpihan pesawat,” sebut Hasbi.

Adapun black box yang sudah berhasil ditemukan yakni flight data recorder (FDR) atau perekam data penerbangan. FDR sudah diserahkan pihak TNI kepada Basarnas, yang kemudian menyerahkannya kepada KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) KNKT.

Untuk diketahui, black box pesawat terdiri dari 2 komponen yaitu FDR dan CVR (cockpit voice recorder), yang berfungsi merekam data-data percakapan pilot di dalam kokpit. Saat ini tim SAR gabungan sedang berjibaku mencari CVR, yang akan sangat membantu investigasi KNKT untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat. Hasbi berharap agar kotak hitam CVR bisa cepat ditemukan.

“Kita dukung para pejuang kemanusiaan yang sedang bekerja keras melakukan pencarian korban dan serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ182. Semoga CVR bisa ditemukan secepat mungkin,” tuturnya.

Hasbi pun menggarisbawahi kinerja jajaran TNI dalam operasi penyelamatan Pesawat Sriwijaya SJ182 yang membawa 62 orang itu. Ia mendorong diberikannya penghargaan bagi personel TNI yang membantu proses evakuasi pesawat Sriwijaya.

“Kami mendukung agar personel TNI yang berjasa membantu proses evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air untuk mendapat reward. Bisa dengan kenaikan pangkat luar biasa, atau tanda jasa,” ucap Hasbi.

Anggota dewan dari Dapil Provinsi Jambi ini menilai perjuangan para personel TNI bukan hanya di medan perang saja. Hasbi mengingatkan soal tugas pokok selain perang bagi prajurit TNI.

“Dalam UU Nomor 34 Tahun 2004, ada dua tugas pokok TNI, antara lain Operasi militer untuk perang dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu tugas OMSP TNI yaitu membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan,” tutur anggota Fraksi NasDem tersebut.

BACA JUGA :  Pencarian CVR Sriwijaya Air, NasDem Usulkan Pakai Dukun

“Oleh karena itu, jika prajurit TNI berprestasi dalam tugasnya di OMSP, maka mereka juga berhak mendapat penghargaan. Para prajurit yang ikut operasi SAR Sriwijaya saya kira punya kapasitas yang baik untuk mendapat kenaikan pangkat luar biasa, terutama bagi yang berhasil menemukan kotak hitam,” sambung Hasbi.

Hasbi juga mendorong agar ada peningkatan alutsista TNI. Ia mengaku siap memperjuangkannya melalui Komisi I DPR yang membidangi urusan pertahanan.

“Sudah terbukti, KRI punya TNI AL dan Pesawat TNI AU juga berguna untuk proses SAR. Kita akan dorong peremajaan alutsista milik TNI sehingga bisa punya fungsi pertahanan lebih bagi negara,” tutup Hasbi. (ijs/elz)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *