India Gunakan Vaksin Buatan Lokal

Ilustrasi Vaksinasi di Kabupaten Bekasi
Ilustrasi Vaksinasi di Kabupaten Bekasi (Foto: IJS Media Network)
Bagikan:

Jakarta – Perdana Menteri India, Narendra Modi mengatakan, telah memulai vaksinasi Covid-19 dengan menggunakan vaksin yang diproduksi secara lokal, Sabtu (15/1/21).

“Ini akan menjadi program vaksinasi terbesar di dunia yang mencakup seluruh wilayah negara,” kata kantor Modi dalam sebuah pernyataan minggu ini.

Bacaan Lainnya

Dilansir Reuters, Modi meluncurkan program vaksinasi korona secara virtual di New Delhi, India. Dia memprioritaskan vaksinasi kepada 30 juta tenaga kersehatan seperti perawat, dokter, dan petugas medis lainnnya.

Selain itu, sebanyak 270 juta orang yang berusia di atas 50 tahun atau dianggap berisiko tinggi juga menjadi prioritas penerima program vaksinasi ini.

Negara terpadat di dunia setelah China ini menargetkan, setengah dari populasi negaranya yang mencapai 1,35 miliar divaksinasi guna mengendalikan pandemi Covid-19.

India, yang telah melaporkan jumlah infeksi virus korona tertinggi setelah Amerika Serikat, ingin memvaksinasi sekitar 300 juta orang dengan dua dosis dalam enam hingga delapan bulan pertama tahun ini.

Sekitar 10,5 juta orang di India telah terinfeksi virus korona, lebih dari 151.000 di antaranya telah meninggal, meskipun tingkat kasus telah menurun sejak puncak pertengahan September.

Dua vaksin yang digunakan India, yakni vaksin Covishield dari AstraZeneca yang dibuat oleh Serum Institute of India dan Covaxin dari Bharat Biotech.

Menurut regulator obat India, tingkat kefektifan vaksin Covishield mencapai 72 persen. Sementara vaksin Covaxin saat ini masih dalam uji coba tahap akhir dan ditargetkan selesai pada bulan Maret 2021.

(ANS/IJS)

BACA JUGA :  Diduga Gunakan Sel dari Janin, Sejumlah Uskup Katolik AS Tunda Vaksinasi
Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *