Industri Kelapa Sawit Tetap Eksis Saat Pandemi, Ria Mayang Sari: Bisa Bantu Ekonomi Daerah

Ria Mayang Sari
Ria Mayang Sari
Bagikan:

Anggota DPD RI Ria Mayang Sari mendorong peningkatan produksi kelapa sawit di Provinsi Jambi. Hal ini untuk memastikan ketersediaan produk crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah untuk diekspor ke luar negeri.

“Jambi harus menjadi penopang ketersediaan kelapa sawit. Karena seperti diketahui, salah satu komoditi unggulan Jambi adalah kelapa sawit. Sektor perkebunan bisa bangkitkan ekonomi daerah yang lesu karena pandemi,” ujar Ria Mayang Sari dalam keterangan tertulis, Selasa (5/1/2021).

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui, Pemprov Jambi saat ini tengah berupaya mendongkrak ekspor perkebunan untuk menopang perekonomian di wilayahnya yang terkena imbas pandemi virus Corona (Covid-19). Ekspor perkebunan Jambi dianggap cukup mampu mendongkrak ekonomi daerah karena komoditas perkebunan di Jambi cukup besar dan luas.

BACA JUGA :  Hari Ini Vaksinasi Lansia Ber-KTP DKI dan Non-DKI Dibuka di Hang Jebat

“Luas perkebunan kelapa sawit di Jambi mencapai satu juta hektare dengan produksi sekitar 1,7 juta ton. Pemprov Jambi bisa menggenjot ekspor perkebunan melalui kelapa sawit ini,” ucap Ria.

Anggota Komite II DPD RI ini menilai ekspor minyak sawit mentah bisa membantu Jambi yang sedang berupaya mencari solusi mengatasi krisis anggaran pembangunan. Ria meminta Pemprov memberikan pendampingan kepada para petani kelapa sawit agar produktivitas semakin meningkat.

“Anggaran Provinsi Jambi banyak tersedot untuk penanganan pandemi Corona. Dampaknya APBD untuk pembangunan daerah menjadi teralihkan. Dengan peningkatan ekspor kelapa sawit, akan ada tambahan pemasukan bagi daerah sehingga pembangunan tidak stagnan,” jelas senator asal Dapil Jambi ini.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Jambi menyatakan ekspor hasil industri perkebunan kelapa sawit masih menjadi andalan. Bahkan di tengah pandemi Corona, aktivitas perkebunan dan industri perkebunan kelapa sawit di Jambi tetap eksis dan tidak tergerus.

BACA JUGA :  Abdul Rachman Thaha: SK Hutan Sosial dari Jokowi Bisa Selesaikan Konflik Lahan

“Prestasi ini harus terus dipertahankan. DPD RI mendorong peningkatan ekspor industri sawit di Jambi yang sedang digalakkan Pemprov untuk bisa menopang ekonomi daerah dan warga Jambi,” ungkap Ria.

Di sisi lain, upaya pengembangan perkebunan dan industri kelapa sawit harus dibarengi dengan kemudahan usaha dari pemerintah. Ria berharap, segala kebijakan pemerintah terkait perkebunan dan industri kelapa sawit tetap pro terhadap kepentingan rakyat.

“Pemerintah harus mendukung para petani sawit dengan memudahkan pengembangan usaha mereka,” tutupnya.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *