Jokowi Tandatangani Besaran Tunjangan Pejabat Fungsional ASN

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). (
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Setkab.go.id)
Bagikan:

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani empat Peraturan Presiden (Perpres) terkait besaran tunjangan jabatan bagi pejabat fungsional di pemerintahan.

Antara lain Perpres Nomor 3 Tahun 2021 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Pembina Teknis Perbendaharaan Negara.

Bacaan Lainnya

“Besaran Tunjangan Pembina Teknis Perbendaharaan Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Presiden ini,” dinukil dari Pasal 3 beleid tersebut, mengutip Tempo, Minggu (17/1/2021).

Sementara itu, tunjangan akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam baleid tersebut disebut, jabatan fungsional Pembina Teknis Perbendaharaan Negara terbagi kepada tiga jenjang jabatan ASN atau aparatur sipil negara.

BACA JUGA :  Jokowi Minta Masyarakat Aktif Beri Kritik Ke Pelayanan Publik Yang Buruk

Jenjang tersebut antara lain Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Penyelia yang mendapat tunjangan sebesar Rp 960.000 per bulan, Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Mahir Rp 540.000, dan Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Terampil Rp360.000.

Selanjutnya, Presiden juga menandatangani Perpres Nomor 4 Tahun 2021 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan APBN.

Tunjangan akan diberikan kepada tiga jenjang jabatan, antara lain Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Ahli Madya sebesar Rp 1.380.000 per bulan.

Kemudian tunjangan Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda sebesar Rp 1.100.000, serta Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama sebesar Rp 540.000.

Jokowi juga menandatangani Perpres Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Analis Perbendaharaan Negara. Ada empat jenjang jabatan fungsional keahlian untuk posisi tersebut.

BACA JUGA :  Debat Mensos Risma dengan Petugas BBWS Pemali Juana Semarang, Ada Apa?

Rinciannya, antara lain Analis Perbendaharaan Negara Ahli Utama yang mendapat tunjangan sebesar Rp 2.025.000. Selanjutnya, Analis Perbendaharaan Negara Ahli Madya Rp 1.380.000. Selain itu, Analis Perbendaharaan Negara Ahli Muda Rp 1.100.000 dan Analis Perbendaharaan Negara Ahli Pertama Rp 540.000.

Terakhir, Jokowi meneken Perpres Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Pranata Keuangan APBN. Ada tiga jenjang jabatan fungsional keahlian untuk posisi tersebut.

Rinciannya perpres yang diteken Jokowi antara lain Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Penyelia dengan tunjangan sebesar Rp 960.000, Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Mahir Rp 540.00O, serta Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Terampil Rp 360.000.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *