Kades Ini Pakai Uang BLT Rp187 Juta untuk Sewa PSK dan Judi

Ilustrasi korupsi BLT-DD oleh Kepala Desa. (Istimewa)
Bagikan:

Musirawas – Polres Musiwaras, Sumatera Selatan, telah melengkapi berkas-berkas terkait kasus penggelapan uang Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebesar Rp187 juta oleh Kepala Desa (Kades) Sukowarno, Askari (43). Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy mengatakan, Askari sudah ditahan di Mapolres Musiwaras sejak 14 September 2020.

“Penahanan dilakukan untuk penyidikan perkara oknum kepala desa diduga terlibat tindak pidana korupsi BLT sebesar Rp187.200.000. Dana itu seharusnya diberikan kepada 156 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak Covid-19 di Desa Sukowarno, Kecamatan Sukakarya,” jelas Efrannedy melalui keterangan resminya, Selasa (12/1/2021).

BACA JUGA :  Polisi Ungkap Narapidana Kembali Edarkan Sabu Dari Lapas

Adapun besaran dana bantuan Covid-19 tersebut semestinya diberikan kepada setiap KK sebesar Rp600.000. BLT-DD sendiri disalurkan kepada warga dalam tiga tahap. Tersangka sudah menyalurkan tahap pertama, namun tersangka tidak menyalurkan bantuan tahap kedua dan ketiga.

Menurut Efrannedy, Askari menggunakan uang yang digelapkan tersebut untuk bersenang-senang. Di antaranya untuk menyewa pekerja seks komersial (PSK) dan berjudi. Atas perbuatannya ini, tersangka dijerat Pasal 3 UU RI No 20 tahun 2001 perubahan atas pasal 31 tahun 1999 jonto pasal 8 UU tindak korupsi dengan ancaman 20 tahun atau denda minimal maksimal Rp1 milyar.

Kini, imbuh Efrannedy, berkas perkara Askari beserta barang buktinya sudah lengkap dan siap untuk dilimpahkan ke kejaksaan. Barang bukti yang dimaksud meliputi dokumen pengajuan pencairan BLT-DD, rekening koran desa, surat teguran dari BPD, kecamatan dan DPM Kabupaten Musirawas. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *