Kelompok Teroris Jamaah Islamiyah Kirim Surat Wasiat

Ilustrasi tindak pidana terorisme JAD (Foto; istimewa)
Ilustrasi tindak pidana terorisme JAD (Foto; istimewa)
Bagikan:

Jakarta – Kader kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) mempunyai kebiasaan menulis surat wasiat sebelum diberangkatkan ke Suriah. Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengungkapkan, surat wasiat tersebut nantinya akan diberikan kepada keluarga apabila kader tersebut meninggal di medan tempur.

“Surat wasiat itu dibawa, dipegang oleh Amir. Seandainya nanti mati syahid di sana, nanti surat wasiat itu akan ditunjukkan ke keluarganya,” jelas Argo kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/1/2021).

Setelah memberikan surat wasiat tersebut, sambung Argo, kelompok JI akan memberikan santunan sebagai bentuk belasungkawa kepada keluarga yang ditinggal. Polri berhasil mendapatkan informasi ini setelah melakukan pemeriksaan terhadap Wijayanto, salah satu pemimpin atau amir JI yang ditangkap pada Juni 2019 silam.

BACA JUGA :  Ribuan Liter Miras Cap Tikus Siap Edar Disita Polisi

“JI sudah mengirimkan kader mudanya ke Suriah dari tahun 2013 sampai 2018. Total sudah ada 7 angkatan yang diterbangkan ke Suriah. Setiap angkatan terdiri dari 10 sampai 12 orang. Jadi kira-kira JI sudah mengirimkan kader mudanya sekitar 96 orang ke Suriah,” papar Argo.

Menurutnya, Suriah memang menjadi salah satu negara tujuan pengiriman anggota oleh JI. Selain Suriah, masih ada beberapa negara di Timur Tengah lainnya yang menjadi tujuan pengiriman kader JI adalah Palestina dan Yordania. Dua negara tersebut masih terbilang tujuan negara baru bagi JI. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *