Kemensos Sebut Dua Tunawisma yang Ditemui Risma di Sudirman Thamrin Sedang Melatih Keterampilan

Mensos Tri Rismaharini saat blusukan menemui Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di kawasan Sudirman-Thamrin. (Foto: Kemensos)
Mensos Tri Rismaharini saat blusukan menemui Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di kawasan Sudirman-Thamrin. (Foto: Kemensos)
Bagikan:

Jakarta – Ramai publik, terutama oleh warganet, membicarakan blusukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) yang menemukan tunawisma di kawasan Sudirman-Thamrin sebagai ‘drama yang diskenario’.

Banyak pihak yang menuding bahwa blusukan Risma dianggap sebagai pencitraan, sekaligus menyudutkan Gubernur DKI, Anies Baswedan dan jajarannya. Pihak Kementerian Sosial pun akhirnya membuka suara.

Bacaan Lainnya

Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kementerian Sosial (Kemensos), Herman Koswara menanggapi pertanyaan sejumlah pihak yang mempertanyakan keberadaan tunawisa di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Herman mengatakan dua orang tunawisma yang ditemukan Mensos Tri Rismaharini di Thamrin saat ini sedang melatih keterampilan kerja di Balai Rehabilitas Sosial eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEG) Pangudi Luhur, Bekasi.

“Iya mereka di balai, kalau mau lihat di balai silakan ke Pangudi Luhur di Bekasi,” kata Herman kepada awak media, Kamis (7/1/2021).

Dua orang yang ditemui Risma di Thamrin disebut Herman sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Termasuk dalam kelompok PPKS ini adalah pengemis, pemulung, anak jalanan, dan orang yang tidak mampu menafkahi hidupnya.

“Mereka itu PPKS, satu namanya pak Faisal dan satu lagi pak Kastubi, kalau pak Faisal bukan warga DKI Jakarta, pak Kastubi lupa orang mana,” ucap Herman.

Ia juga menanggapi pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria yang mengatakan baru mengetahui ada tunawisma di Sudirman-Thamrin. Herman membantah keheranan Wagub dengan mengatakan bahwa temuan Kemensos di Thamrin secara faktual memang masih mendapati beberapa orang tunawisma.

“Kita mendapati temuannya seperti itu, memang faktanya seperti itu,” tuturnya.

BACA JUGA :  Suasana Pertemuan Kapolri dan Ketum MUI: Informal, Dekat dan Hangat

Dalam blusukan Risma pada Senin (4/1/2021) lalu, ia bertemu dengan tiga orang tunawisma. Diketahui ketiga nama tunawisma tersebut ialah Faisal, Kastubi, dan Fitri.

Dalam keterangan resminya, hanya Faisal dan Kastubi yang kooperatif mengikuti himbauan Risma untuk dibawa ke BRSEG Pangudi Luhur Bekasi. Sementara Fitri dikabarkan kabur saat hendak dijemput tim Kemensos dan dibawa ke Pangudi Luhur.

(Nad/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar