Kursi Wakil Bupati Lampura Masih Kosong, Ini Kata Ahmad Bastian

Bagikan:

Bandar Lampung– Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung, Ahmad Bastian mengingatkan Bupati Lampung Utara (Lampura) Budi Utomo untuk segera menunjuk wakilnya. DPRD Lampura belum bisa memproses tahapan pemilihan wakil bupati lantaran pihak Pemkab belum mengajukan ke pihak DPRD.

“Saya mendorong agar Pemkab Lampung Utara segera menentukan sikap untuk menyelesaikan permasalahan pemerintahan terkait dengan kekosongan posisi wakil bupati Lampung Utara,” ujar Ahmad Bastian, Kamis (14/1/2021).

Untuk diketahui, kekosongan kursi wakil bupati Lampura ini berawal dari kasus korupsi yang menjerat bupati sebelumnya, Agung Ilmu Mangku. Agung bersama Budi Utomo memenangkan Pilkada Lampura pada 2018 lalu dengan diusung empat partai politik.

Belum setahun menjabat, Agung ditangkap KPK karena kasus korupsi fee proyek. Akhirnya, posisi Agung digantikan oleh Budi Utomo yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati Lampura.

Budi Utomo kemudian dilantik sebagai Bupati Lampung Utara sisa masa jabatan 2019-2024 pada 3 November 2020. Meski sudah diingatkan oleh Gubernur Lampung Arinal Junaidi, Budi Utomo belum juga mengajukan nama yang dipilihnya sebagai wakil bupati ke DPRD.

“Jika dibiarkan kursi wakil bupati kosong berlama-lama maka akan menimbulkan konflik dalam pemerintahan,” tutur Bastian.

Anggota Komite I DPD RI ini mengatakan, kepala daerah harus bekerja bersama wakilnya agar tidak mengganggu jalannya pemerintahan. Bastian menyebut, bupati akan menyalahi aturan apabila tetap membiarkan kursi wakil kosong berkelanjutan.

“Pasal 34 ayat 3 UU No. 32 Tahun 2004 menyatakan, apabila kepala daerah dan wakil kepala daerah diberhentikan sementara, presiden menetapkan penjabat bupati/walikota atas usul gubernur dengan pertimbangan DPRD,” ungkapnya.

“Tapi baik gubernur maupun DPRD belum bisa mengambil sikap bila dari bupati belum mengajukan nama calon wakil bupati untuk bisa diproses pemilihannya,” sambung Bastian.

BACA JUGA :  Pertamina Pastikan Informasi Lowongan Kerja Ini Hoaks

Oleh karena itu, Bupati Lampura Budi Utomo diminta agar segera mengusulkan nama wakilnya ke DPRD. Setelah proses di legislatif Lampura selesai, kata Bastian, maka Gubernur Lampung bisa mengajukan ke Kemendagri.

“Masalah seperti ini sering menjadi perhatian kami di Komite I DPD. Karena sering ditemukan, banyak bupati tidak mau ada kehadiran wakil bupati. Ada saja alasannya,” ucapnya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah Lampung, Bastian menyatakan akan terus mengawal agar Lampura segera memiliki wakil bupati. Ia meminta agar Pemkab Lampura segera mengirimkan surat pencalonan nama wakil bupati kepada DPRD agar pihak legislatif bisa segera memproses tahapan pemilihan wakil bupati Lampura.

“Saya dengar DPRD Lampura menunggu surat permohonan dari bupati yang menjadi dasar untuk tahapan proses berikutnya. Jadi saya harapkan surat tersebut agar segera diserahkan ke pihak DPRD,” tutup Bastian. (ijs/elz).

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *