Lionel Messi Puji Rival Abadinya

Ronaldo dan Messi
Ronaldo dan Messi saat Barcelona menjamu Juventus di Camp Nou (Foto: Goal)
Bagikan:

Barcelona – Lionel Messi memuji salah satu pesepakbola terbaik di dunia saat ini, Cristiano Ronaldo. Bintang Barcelona itu mengatakan, hanya ada satu pemain sepak bola yang membuatnya kagum, yakni Cristiano Ronaldo yang merupakan rival abadinya.

Lebih dari satu dekade , Rivalitas Ronaldo dan Messi terbentuk. Bahkan sejak 2008, Ronaldo-Messi sudah bersaing ketat untuk menjadi pemain terbaik dunia dan hanya dipatahkan Luka Modric pada 2018.

Bacaan Lainnya

Diwawancarai oleh La Sexta, Messi mengatakan hanya Ronaldo atlet di dunia sepak bola yang bisa membuatnya kagum.

“Ada banyak atlet yang saya kagumi. Rafael Nadal, Roger Federer, LeBron James. Di setiap olahraga ada atlet yang menonjol yang mendapat pujian karena kerja keras dan apa yang dia tunjukkan setiap hari,” ujar Messi.

“Cristiano Ronaldo adalah contoh di sepak bola. Ada banyak atlet hebat. Saya mengagumi semua atlet yang menonjol,” ucap Messi dikutip dari Football Espana.

Saya mengagumi banyak atlet mulai dari LeBron James, Roger Federer dan Rafael Nadal. Namun di dunia sepak bola, saya hanya mengagumi Cristiano Ronaldo. Dia pantas menjadi idola di dunia sepak bola. Saya memang sangat senang atlet yang hebat,” ujar Messi dilansir dari Football Espana.

Namun saat Ronaldo meninggakan Real Madrid dan bergabung ke Juventus pada 2018, rivalitas Messi vs Ronaldo mulai menurun setelah CR7 meninggalkan Real Madrid dan bergabung dengan Juventus pada 2018. Terlihat, Messi dan Ronaldo terakhir dipertemukan saat Barcelona kalah dari Juventus dengan skor telak 0-3 pada Selasa (8/12/2020)

BACA JUGA :  Cristiano Ronaldo, Striker Paling Boros Lepaskan Tembakan

Sama dengan Messi, Ronaldo juga pernah mengungkapkan rasa kagum dengan penampilan Messi. Bintang Juventus itu menganggap, rivalitas dengan Messi sebagai ‘alat’ menjaga level kompetitif.

“Saya sangat mengagumi sosok Lionel Messi hingga saat ini. Saya akan kesulitan untuk bermain maksimal bila tak ada rivalitas yang ketat. Saya merasa, usai meninggalkan La Liga, rivalitas kami sudah mulai menurun. Meski demikian, saya akan tetap menjaga level kompetitif ini dengan dia,” ungkapnya. (fwi/ijs)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *