Lukky Semen Doakan Gubernur dan Wagub Sulteng Cepat Sembuh dari Covid

Bagikan:

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola dan wakilnya, Rusli Baco Dg Palabbi terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19). Anggota DPD RI Dapil Sulteng, Lukky Semen mendoakan agar pucuk pimpinan di Sulteng itu segera sembuh.

“Saya mendoakan agar Pak Gubernur Longki Djanggola dan Pak Wagub Rusli Baco Dg Palabbi segera sembuh dari Corona,” ujar Lukky Semen, Kamis (7/1/2021).

Bacaan Lainnya

Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan Wagub Sulteng Rusli Baco Dg Palabbi terkonfirmasi virus Corona setelah melakukan tes swab PCR berkala pada Senin (4/1) kemarin. Saat ini keduanya menjalani isolasi mandiri di rumah jabatan di Kota Palu karena tidak mengalami gejala klinis.

Lukky pun mengajak masyarakat Sulteng untuk mendoakan Longki dan Rusli Baco.

BACA JUGA :  Kapolri: UU ITE Bukan Alat Saling Lapor

“Mari kita doakan Pak Gubernur dan Pak Wagub bisa negatif Corona pada pemeriksaan PCR selanjutnya,” tutur Lukky.

Meski menjalani isolasi mandiri, Gubernur Longki dan Wagub Rusli Baco tetap bekerja dari rumah secara virtual. Lukky pun memberi apresiasi atas semangat keduanya mengabdi kepada masyarakat.

“Roda pemerintahan harus tetap berjalan. Saya rasa pilihan Pak Gubernur dan Pak Wagub untuk bekerja dari rumah meski dalam kondisi positif Corona patut diapresiasi,” ucap anggota Komite II DPD itu.

Lukky mengajak masyarakat, khususnya warga Sulteng, untuk terus disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes). Ia mengingatkan masih tingginya penambahan kasus Corona.

“Penambahan kasus per minggu pada Desember 2020 sudah mencapai 48.334 kasus. Bahkan pada Januari 2021 sudah 51.986 kasus, walaupun tingkat kesembuhan Corona sudah di atas global 82% dan tingkat konfirmasi fatality rate 3%,” terang Lukky.

BACA JUGA :  Antisipasi Kerawanan Bencana, Senator Asal Sulbar Minta Kesiagaan Posko Tanggap Darurat

Senator yang lahir di Tolitoli itu juga menjabarkan laporan terbaru Satgas Penanganan Covid-19 mengenai zona risiko Corona. Tercatat saat ini zona risiko tinggi ada di 54 kabupaten/kota, kemudian ada 380 kabupaten/kota yang berisiko sedang dan 57 kabupaten/kota risiko rendah, serta 11 kabupaten/kota yang tidak ada kasusnya. Lukky pun mengharapkan masyarakat untuk patuh terhadap imbauan pemerintah agar penyebaran Corona bisa dihentikan.

“Saat ini Pemerintah memutuskan melakukan PSBB di sebagian daerah di Pulau Jawa dan Bali. Jika tidak ingin Sulteng diputuskan untuk PSBB, warga harus betul-betul mentaati protokol kesehatan,” ucapnya.

Lukky juga mendorong Pemda-pemda di Sulteng untuk bekerja keras dalam penanganan pandemi di wilayahnya masing-masing. Perawatan terhadap pasien Corona diminta untuk menjadi prioritas.

“Pemda harus memastikan warganya terlayani dengan baik, khususnya mereka yang terkonfirmasi virus Corona,” tutup Lukky.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *