Mahasiswa Papua di Sleman, Keroyok Kasubdit Cyber Polda Papua Hingga Kritis

Ilustrasi pengeroyokan anggota kepolisian. (Istimewa)
Bagikan:

Yogyakarta – Kasubdit Cyber Polda Papua Kompol Suheriadi tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Yogyakarta dalam kondisi kritis setelah menjadi korban pengeroyokan sekelompok mahasiswa Papua di Sleman, Yogyakarta, Minggu dini hari (10/1/2021). Pengeroyokan terjadi saat Suheriadi tengah menjalani tugas penangkapan terduga pelaku pelanggaran ITE.

“Pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2021, sekitar pukul 02.30 WIB, bertempat di kontrakan mahasiswa Papua Lanny Jaya di Dusun Jagalan, Tegaltirto, Berbah, Sleman telah terjadi penyerangan terhadap anggota kepolisian yang akan melakukan penangkapan mahasiswa Papua,” ungkap sumber resmi di kepolisian, Minggu (10/1/2021).

Saat menjalani tugas tersebut, Suheriadi memimpin personel gabungan Polda Papua yang turut di-back-up sejumlah personel dari Polda D.I. Yogyakarta. Petugas mendatangi kediaman terduga pelaku atas nama Christian Penus Tabuni. Pelaku ditangkap lantaran diduga terlibat dalam kasus UU ITE berdasarkan laporan Polisi, LP nomor: LP/254/X/RES2.5/2020/SPKT Polda Papua tertanggal 15 Oktober 2020.

BACA JUGA :  Suami di Medan Menggila Lantaran Tak Diberi Uang oleh Istri

Saat akan melakukan penangkapan, sempat terjadi negosiasi antara petugas kepolisian dengan beberapa mahasiswa lain di sana. Saat negosiasi tersebut, pihak mahasiswa di sana ternyata sempat menghubungi teman mahasiswa lainnya.

“Kemudian sekitar pukul 02.30 WIB kelompok mahasiswa Papua sekitar 20 orang yang datang menggunakan satu mobil dan dua motor langsung melakukan penyerangan terhadap petugas,” terangnya.

Karena kalah jumla, petugas pun berlarian ke arah Citrasun Garden Yogyakarta. Namun para petugas sempat terpisah sehingga Kasubdit Cyber Polda Papua Kompol Suheriadi menjadi korban pengeroyokan sekelompok mahasiswa Papua. Suheriadi mengalami luka di kepala hingga tak sadarkan diri.

Selain itu, beberapa anggota polisi lainnya juga mengalami luka. Di antaranya AKP AHJ, Bripka AS, Bripka H, Brigpol NW, dan Briptu JP yang semuanya mengalami luka ringan.

Menurut Kapolsek Berbah, Sleman, Kompol Eko Wahyu menyebut kasus tersebut sudah ditangani oleh Polda DIY. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *