Mahfud MD Bantah Jokowi Sudah Tunjuk Kapolri Baru, Ini Faktanya!

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Mahfud MD
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Mahfud MD (Foto; Akun Instagram Pribadi Mahfud MD)
Bagikan:

Jakarta – Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) mengatakan, nama calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang beredar di media  masih spekulasi.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memilih kepala Polri. Hal tersebut bisa dilihat Presiden RI belum mengirimkan nama untuk menggantikan Jenderal Idham Azis ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Bacaan Lainnya

“Nama calon Kapolri yang beredar di media saat ini, masih tebak-tebak buah nangka alias spekulasi. Hingga saat ini, Presiden belum mengirim nama calon Kapolri ke DPR. Blm ada yang tahu siapa calon Kapolri kita. Sebab Presiden masih terus mempertimbangkan secara seksama siapa yang paling tepat untuk jabatan itu,” kata Mahfud dalam akun Twitter @mohmahfudmd yang dipantau dari di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

“Cara khas yang sering dilakukan Presiden dalam memilih pejabat yakni meminta dibuatkan lima draf surat pengusulan yang berisi nama-nama yg berbeda. Pada saat yang tepat, Presiden Jokowi tandatangani salah satu draf. Surat yg tidak ditandatangani dimusnahkan. Jadi tak ada yg tahu kecuali setelah diumumkan secara resmi,” tambah pria asal Sampang tersebut.

Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menyerahkan nama-nama calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) pengganti Idham Azis kepada Presiden RI, Joko Widodo.

Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhuanto menyatakan, surat tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

“Nama sudah kami serahkan , saat ini sudah berada di meja presiden. Sekarang, tinggal presiden memilih,” ungkap Wahyu dilansir Tempo, Jumat (8/1/2021).

BACA JUGA :  Tambah Jabatan Wamen, Pengamat: Jokowi Pertahankan Kabinet Obesitas

Ia menjelaskan, surat tersebut bersifat rahasia sehingga tak bisa memberikan informasi detail nama-nama calon yang diusulkan ke Jokowi.

“Saya hanya bisa mengatakan kandidat pengganti Idham Azis lebih dari satu nama,” ujarnya

Wahyu memperkirakan Jokowi akan segera mengirimkan nama ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secepatnya.

“Memasuki masa sidang pada Senin mendatang, Presiden akan segeran mengirimkan ke DPR. Semua hak prerogatif dari Presiden mau dikirim satu, dua atau tiga. Tapi, selama ini biasanya yang dikirim satu nama saja,” ujar Wahyu.

Ia mengatakan Kompolnas telah menjalankan tugasnya untuk mencalonkan dan menyaring nama-nama calon Kapolri untuk diserahkan kepada Presiden Jokowi.

Wahyu menambahkan, dalam proses penyaringan, Kompolnas menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan sejumlah kalangan. Mereka yang diundang adalah polisi aktif dari internal Kepolisian, tokoh masyarakat, perwakilan media, hingga akademisi, serta purnawirawan Polri yang diwakili para mantan Kapolri dan Wakapolri.

Pada awal Desember, Kompolnas telah melakukan proses penyaringan. Adapun rapat finalisasi telah berlangsung pada pekan ini.

“Kompolnas hanya memberikan saran secara normatif. Namun, Presiden memiliki sumber lain meskipun dari pihak yang non formal. Namun, siapa saja boleh memberi masukan kepada Presiden,” pungkas Wahyu.

(FWI/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *