Menag Sebut Vaksinasi Ajarkan Masyarakat Tuk Lindungi Sesama

Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama Republik Indonesia.
Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama Republik Indonesia. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)
Bagikan:

Jakarta – Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas memberikan arahan kepada semua umat beragama tidak ragu berpatisipasi dalam vaksinasi Covid-19.

“Untuk umat beragama, dimohon jangan ragu dalam mengikuti anjuran pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 apabila gilirannya datang.” ujar Yaqut Cholil saat menyambut kedatangan 15 juta vaksin di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Yaqut menjelaskan, proses vaksinasi merupakan ikhtiar seseorang untuk menjalankan ajaran agama yang saling melindungi sesama.

“Saya yakin semua agama di Indonesia tanpa terkecualia mengajarkan orang untuk saling melindungi sesama. Vaksinasi ini bagian dari usaha seseorang untuk menjalankan ajaran agama itu sendiri,” ujarnya.

Menag mengungkapkan, program vaksinasi merupakan salah satu cara pemerintah untuk melindungi warga Indonesia.

“Ini merupakan ikhtiar dari pemerintah sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada warga negara Indonesia,” ujar Yaqut.

Pria kelahiran Rembang itu menambahkan, vaksin Covid-19 sudah melalui verifikasi fatwa halal dan suci dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) susai dengan hukum yang telah dijalankan.

“Ini bisa diartikan, vaksin Sinovac yang akan disebarkan ke masyarakat boleh digunakan. Menurut ahli yang kredibel dan kompeten, vaksin ini juga aman untuk seluruh umat Islam karena terjamin keamanannya,” paparnya.

Menag juga menekankan, vaksin bukanlah obat namun hanya upaya pencegahan saja. Ia meinta kepada semua umat beragama untuk terus menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker dengan baik dan benar, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun).

“Saya tekankan, vaksin ini bukanlah obat untuk Covid-19. Ini hanyalah upaya saja dan harus dilakukan secara serentak. Namun, semua umat harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Bagikan:
BACA JUGA :  Jakarta Banjir, Anies Dikritik "Jangan Mimpi Mimpin Negara"

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *