Mengenal 4 Vaksin Covid-19 Yang Akan Dipakai di Indonesia

Ilustrasi vaksin Covid-19.
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Daniel Schludi on Unsplash)
Bagikan:

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, saat ini jumlah vaksin Covid-19 yang sudah diamankan sebanyak 660 juta dosis.

“Kita akan segera menandatangani kontrak dengan AstraZeneca dan Pfizer untuk 100 juta dosis vaksin,” katanya dalam Keterangan Pers Menteri Kesehatan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (29/12/2020).

Bacaan Lainnya

Selain mendatangkan vaksin Corona buatan AstraZeneca dan Pfizer, pemerintah juga telah menandatangani kontrak dengan Sinovac sebesar 122,5 juta dosis dan Novavax untuk 130 juta dosis vaksin.

Ketua DPD Minta Senator Ikut Awasi Penyaluran Bansos Corona Tunai di 2021

Keempat vaksin Corona ini tentu memiliki efektivitas yang berbeda-beda dalam mencegah Covid-19.

Pertama vaksin Sinovac. Vaksin ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait efikasi vaksin buatannya terhadap Covid-19. Hal ini dikarenakan uji klinis tiga vaksin Covid-19 tersebut belum selesai. Di Indonesia sendiri, uji klinis fase tiga vaksin Sinovac baru akan selesai pada Mei 2021. Sementara Brasil dan Turki sudah mengumumkan hasil uji klinis vaksin tersebut di negaranya.

Disebutkan, hasil uji klinis fase tiga vaksin Sinovac di Brasil menunjukkan efektivitas di atas 50 persen. Sedangkan, di Turki hasil efektivitasnya mencapai 91 persen. Menurut Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME), Prof Amin Soebandrio, perbedaan hasil efektivitas vaksin di kedua negara ini disebabkan oleh faktor populasi.

Kedua vaksin Novavax. Vaksin Covid-19 buatan Novavax ini baru akan memulai uji klinis fase 3. Tahap ini akan melibatkan 30 ribu relawan di Amerika Serikat (AS) dan Meksiko. Diberitakan sebelumnya vaksin ini dapat memicu respon imun yang kuat setelah penyuntikan. Selain itu, vaksin ini  bisa ditoleransi dengan baik oleh tubuh. Namun, hingga saat ini belum ada laporan tentang efektivitas vaksin Novavax.

BACA JUGA :  Coronaphobia, Istilah Baru Ketakutan Berlebih Pada Covid-19

Ketiga vaksin AstraZeneca. Vaksin Corona yang dikembangkan bersama Universitas Oxford ini diklaim ampuh melawan Covid-19 serta aman bagi tubuh. Meski sempat bermasalah usai ada dua klaim efektivitas yang berbeda, tetapi efektivitas vaksin AstraZeneca disebut tetap di atas 60 persen. Selain itu, AstraZeneca juga mengklaim vaksin Covid-19 buatannya tetap efektif dalam melawan varian baru korona dari Inggris yang telah menyebar ke sejumlah negara di dunia.

Keempat vaksin Pfizer. Hasil akhir uji klinis vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech menunjukkan efektivitas mencapai 95 persen. Vaksin ini juga telah digunakan di sejumlah negara, seperti Inggris dan Amerika Serikat (AS), sebagai penggunaan darurat. (Zak/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *