Mengenal VUI-202012/01 yang Lebih Cepat Menular dari Covid-19

Ilustrasi virus korona, foto : Gerd Altmann/ Pixabay
Bagikan:

Jakarta – Varian baru virus Covid-19 telah ditemukan di London dan beberapa daerah bagian di Inggris.

Virus ini dikenal dengan nama VUI-202012/01 atau lineage B.1.1.7. Menurut hasil penelitian, virus ini dianggap lebih cepat menular dibandingkan dengan virus Covid-19 SARS-COV-2

Menurut laporan British Broadcasting Corporation (BBC), hingga kini belum ada gejala spesifik yang menunjukan seseorang telah terinfeksi virus VUI-202012/01.

Namun, World Health Organization (WHO) menyarakan, masyarakat agar tetap waspada terhadap gejala berbeda yang ditimbulkan oleh varian baru virus Covid-19 ini.

Secara umum, infeksi varian baru virus Covid-19 ini memicu gejala batuk terus-menerus yang disertai sakit dada, demam, kehilangan indera rasa dan bau, sakit kepala, kelelahan, nyeri otot, diare, ruam kulit, bahkan kebingungan.

Meskipun belum ada bukti yang menunjukan virus baru ini memicu tingkat kematian yang kebih tinggi, namun apabila mutasi virus sulit diatasi maka tingkat kematian pun akan meningkat.

Selain itu, sejauh ini varian baru virus Civud-19 tidak berdampak signifikan pada jumlah pasien yang harus mendapatkan rawat inap.

Risiko seseorang tertular atau terinfeksi varian baru virus ini masih ditentukan oleh kondisi medis yang sudah ada sebelumnya dan faktor-faktor tertentu seperti jenis kelamin dan usia.

Hingga saat ini masyarakat masih bergantung dari kemampuan vaksin untuk menghadapi baik virus Covid-19 SARS-COV-2 atau VUI-202012/01.

Saat ini ada dua jenis vaksin Covid-19 yang mendapatkan izin edar, yakni vaksin Pfizer dan Moderna. Sayangnyaa, belum diketahui dengan pasti apakah vaksin tersebut efektif atau tidak untuk varian baru virus Covid-19.

Mutasi virus telah membawa perubahan pada struktur proteinnya. Akan tetapi, mutasi tersebut tidak membawa perubahan pada reseptor ACE2, yang berperan penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

BACA JUGA :  Perlukah Obat Pereda Sakit Sebelum dan Sesudah Vaksin Covid-19?

Dengan kata lain, vaksin apa pun kemungkikan besar akan efektif dalam memerangi virus Covid-19. Selama mutasi virus tidak bersifat agresif, vaksin masih efektif untuk menciptakan kekebalan tubuh manusia.

(Zak/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *