Nama Yahya Cholil Staquf Terkuat Menggantikan Fachrul Razi, Mungkinkah Jokowi Kembalikan Kursi Menag Ke NU?

Bagikan:

Jakarta – Banyak pihak yang saat ini menunggu momen “Rabu Pon” seperti yang disampaikan oleh para pengamat politik. Rabu Pon ini terkait hari yang diprediksi sebagai waktu Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinetnya.

Banyak spekulasi yang berseliweran mengenai siapa-siapa menteri yang akan diganti, dan siapa nama-nama yang telah dipersiapkan oleh Jokowi sebagai pengganti menterinya.

Salah satu spekulasi kuat menyebut kursi Menteri Agama (Menag) yang sekarang diduduki Fachrul Razi akan diganti. Spekulasi soal nama-nama yang telah dipersiapkan Jokowi sebagai pengganti Fachrul Razi pun bermunculan.

Setidaknya saat ini ada dua nama yang paling kuat diprediksi menduduki pos Menteri Agama pengganti Fachrul Razi, yakni Yahya Cholil Staquf dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel.

Nama pertama disebut sebagai sosok paling kuat menempati posisi Menag. Bahkan, kabarnya Yahya Cholil Staquf yang diminta Jokowi menjadi Menteri Agama. Sebagai Katib Aam PBNU, Gus Staquf –sapaan akrabnya, dianggap sebagai representasi PKB yang dikabarkan akan kehilangan satu kursi di pos Menteri Perdagangan.

Beberapa pengamat politik bahkan menyebut bahwa menyebut Cendikiawan NU berusia 54 tahun itu termasuk yang akan dilantik pada “Rabu Pon” nanti bersama 5 menteri baru lainnya. Meski,soal jumlah, ada spekulasi ada 8 menteri.

Berberapa sumber yang sempat dihubungi menyebut, Jokowisudah mulai memanggil beberapa calon menteri yang akan dilantik.

Di pemerintahan, Gus Staquf pernah menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) periode 2015-2019 menggantikan KH Hasyim Muzadi yang telah mangkat. Yahya Cholil Staquf bahkan dahulu pernah menjadi juru bicara Presiden keempat, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) .

Namun, nama Yahya Cholil Staquf pernah menjadi kontroversi. Beberapa waktu silam Yahya Cholil Staquf menjadi sorotan umat Islam di dalam negeri saat dirinya menghadiri undangan acara American Jewish Committee (AJC), dan berpidato tentang resolusi konflik keagamaan. Di awal 2020 lalu, dia juga bertemu Paus Fransiskus di Vatikan.

BACA JUGA :  LaNyalla Ucapkan Selamat untuk 6 Menteri dan 5 Wamen Baru, Semoga Amanah

Apakah kursi Menag akan kembali diserahkan kepada tokoh NU? Mari kita tunggu

(Nad/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *