Nono Sampono Minta Tim SAR Prioritas Evakuasi Korban Pesawat Sriwijaya

Bagikan:

Wakil Ketua DPD Nono Sampono menyampaikan duka cita kepada para korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182. Nono pun meminta masyarakat membantu Tim SAR gabungan dengan tidak menyebarkan hoax.

“Saya Nono Sampono, Wakil Ketua DPD RI mengucapkan turut prihatin atas peristiwa jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh pada 9 Januari lalu,” ujar Nono Sampono, Senin (11/1/2021).

Pesawat Sriwijaya Air membawa 62 orang, termasuk 12 crew. Pesawat rute Jakarta-Pontianak itu hilang kontak setelah 4 menit mengudara dan diketahui jatuh di perairan Kepulauan Seribu, tepatnya di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

“DPD RI menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya penumpang serta awak pesawat penerbangan Pesawat Sriwijaya SJ-182. Semoga arwah para korban diterima di sisi-Nya, dan segala amal ibadahnya diterima Tuhan yang Maha Esa,” ucap Nono.

Senator asal Dapil Maluku ini juga berbelasungkawa kepada para keluarga korban. Nono meminta Jasa Marga untuk mengurus asuransi kematian korban.

“Kiranya keluarga korban diberi ketabahan atas musibah ini. Pihak Jasa Marga harus segera mencairkan asuransi kepada hak waris. Saya juga meminta agar pihak maskapai terus memberi dukungan dan pendampingan kepada keluarga korban,” tutur purnawirawan jenderal TNI bintang 3 itu.

Operasi SAR hingga Senin ini masih terus dilakukan. Nono berpesan, prioritas yang harus dicari adalah blackbox dan jenazah korban.

“Tim SAR gabungan harus fokus mengevakuasi korban. Lokasi blackbox juga saya dengar sudah diketahui, semoga hari ini bisa diangkat sehingga penyelidikan bisa segera dilakukan untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat,” kata mantan Kabasarnas itu.

Nono pun meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk bergerak cepat.

“Dengan diketahuinya penyebab jatuhnya pesawat, maka hal tersebut bisa dijadikan evaluasi bagi penerbangan lainnya sehingga tidak lagi ada kejadian pesawat jatuh,” ucap Nono.

BACA JUGA :  Belasan Ribu Orang Tandatangani Petisi Dukung Din Syamsuddin

Purnawirawan Korps Marinir itu terus mendukung kerja keras tim penyelamat yang masih melakukan operasi SAR. Nono mengajak masyarakat untuk membantu Tim SAR gabungan dan juga keluarga korban dengan tidak menyebar hoax.

“Tim penyelamat bekerja keras untuk mencari para korban dan serpihan pesawat. Kita harus memberi dukungan kepada para pejuang kemanusiaan tersebut agar bisa membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban,” sebut mantan perwira TNI AL yang pernah menjadi Komandan Denjaka tersebut.

“Saya juga mengajak kepada masyarakat untuk tidak menyebar hoax soal Pesawat Sriwijaya yang jatuh ini. Keluarga korban sudah sangat menderita, jangan ditambah lagi dengan berita-berita yang tidak benar. Bantu juga tim SAR dengan setop memproduksi dan menyebar hoax yang bisa menghambat proses pencarian,” imbuh Nono.

Untuk diketahui, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima 16 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 hingga Senin pagi ini. Tim DVI juga telah menerima 3 kantong yang berisi properti.

Tim postmortem kemudian akan melakukan identifikasi terhadap kantong jenazah. Di saat bersamaan, tim antemortem tetap mengumpulkan data yang dibutuhkan dari keluarga korban.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *