Para Pejabat AS dan Kepala Kepolisian Mengundurkan Diri Pasca Demonstrasi

Massa saat unjuk rasa yang berlangsung ricuh di Gedung Capitol, Rabu (6/1/2021) waktu AS Foto: Twitter.com/@Spartanicus
Bagikan:

Jakarta – Kepala Kepolisian Capitol, Amerika Serikat (AS), Steven Sund dilaporkan mengundurkan diri usai kerusuhan yang dilakukan pendukung Donald Trump pada Rabu (6/1/21) waktu setempat.

Massa pendukung Trump menerobos dan merusak Gedung Capitol. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kekalahan Trump pada pilpres November lalu.

Dilansir AFP, menurut sumber yang dekat dengan kepolisian, Sund mengajukan pengunduran diri itu beberapa jam setelah Ketua DPR, Nancy Pelosi menyerukan agar Sund segera mengundurkan diri.

Ia mendapat teguran karena dinilai tidak siap menghadapi demonstran pendukung Trump.

BACA JUGA :  Rasis Hingga Hubungan Memanas, Harry-Meghan Ungkap Sejumlah Hal Terkait Kerajaan

“Steven Sund mengundurkan diri efektif 16 Januari 2021,” kata sumber, yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Dilaporkan lima orqang tewas dalam kerusuhan di Gedung Capitol. Seorang anggota Kepolisian Capitol menjadi korban tewas kelima dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, seorang wanita ditembak hingga tewas oleh pihak kepolisian saat menerobos gedung tersebut. Sementara tiga lainnya tewas akibat luka parah setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

Selain Kepala Kepolisian, dua menteri Trump juga mengajukan pengunduran diri dari jabatan akibat kerusuhan tersebut.

Kedua menteri itu yakni, Menteri Pendidikan, Betsy DeVos dan Menteri Transportasi, Elaine Chao.

Pengunduran diri DeVos akibat respons Trump dalam menanggapi kerusuhan itu. Sementara Chao sudah lebih dulu mengundurkan diri dari jabatan menteri.

“Hari ini, ada banyak orang yang berdiskusi dan memutuskan mencari kedamaian (di dalam kabinet Trump). Jelas, ini adalah hal yang benar dilakukan,” kata seorang pejabat AS.

Selain DeVos dan Chao, Wakil Menteri Kesehatan dan Layanan Publik, Elinore McCance-Katz, juga mundur akibat sikap Presiden AS dalalm menanggapi kerusuhan di Capitol.

“Ini adalah keputusan yang tidak pernah direncanakan, kerusuhan itu sangat kejam dan ini sangat tidak bisa diterima,” ujarnya.

Pejabat Gedung Putih juga dikabarkan beramai-ramai mengundurkan diri usai melihat kerusuhan pendukung Trump.

Penasihat Keamanan Nasional Robert O’Brien, Wakil Penasihat Keamanan Nasional Matt Pottinger, dan Wakil Kepala Staf Chris Liddell mempertimbangkan mengundurkan diri secepatnya pada Rabu malam.

(ANS/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *