Pasien Covid-19 Meninggal di Taksi Online, Pemkot Depok Akan Tambah Fasilitas ICU

Supir taksi online yang menggunakan pakaian hazmat sebagai alat pelindung diri memasang plastik pembatas di mobilnya saat menunggu calon penumpang di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo
Supir taksi online yang menggunakan pakaian hazmat sebagai alat pelindung diri memasang plastik pembatas di mobilnya saat menunggu calon penumpang di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo (Foto: Fransiskus Simbolon/Kontan)
Bagikan:

Depok – Penyebab kematian pasien Covid-19 asal Depok di taksi online mulai terjawab. Ia meninggal di dalam taksi karena ditolak 10 rumah sakit. Pemerintah Depok menduga salah satu rumah sakit di Depok meminta sejumlah uang sebelum akhirnya pasien meninggal.

Mulanya, keluarga pasien sangat kesusahan mencari rumah sakit. Pasalnya, rumah sakit yang mereka datangi mengklaim penuh. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Bacaan Lainnya

“Mulanya, keluarga sudah mencari rumah sakit untuk dilakukan penanganan di salah satu rumah sakit di Kota Depok. Kami mendapatkan laporan, pasien diminta sejumlah uang dan akhirnya mencari tempat lain, namun tempat lain mengatakan penuh semua,” ujar Idris saat di Depok.

Idris mengatakan, pihak keluarga sudah menghubungi rumah sakit dan kondisinya penuh. Keluarga korban akhirnya berinisiatif mencari ambulans namun terpakai semua.

“Saat dihubungi, semua ambulan sudah dipakai semua malam itu. Akhirnya, mereka (pihak kelurga pasien) memilih untuk memesan taksi online dan akhirnya kembali rumah tanpa ada penanganan. Namun, ditengah jalan dan belum sampai rumah, pasien sudah meninggal. Begitulah kondisinya,” ujarnya.

Idris menyatakan, kondisi rumah sakit di Depok penuh, sama halnya di semua wilayah lainnya. Pemerintah Kota Depok menerima laporan, kamar ICU hanya tersisa beberapa saja. Ia menuturkan, banyak pasien Covid-19 telah menelepon puluhan rumah sakit, baik di Depok dan Jakarta

“Semua rumah sakit di Jakarta penuh. Bisa dibayangkan, Jakarta sebesar itu saja penuh. Nah, Depok pun juga demikian. Namun, Pemkot Depok akan mengusahakan dan Insya Allah ICU akan kita tambahkan di RSUD dan lainnya,” pungkasnya. (FWI/IJS)

BACA JUGA :  Kondisi RSD Wisma Atlet: Pasien Keluar Ratusan, Dirawat Ribuan
Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *