Pelaku Parodi Indonesia Raya Masih di Bawah Umur Dijerat UU Anak

Bagikan:

Jakarta – Dua tersangka pembuatan dan penyebaran parodi lagu Indonesia Raya merupakan anak-anak. Mereka adalah MDF (16) dan NJ (11) yang ditangkap di dua lokasi terpisah. NJ diringkus di Sabah Malaysia, sedangkan MDF di Cianjur, Jawa Barat pada Kamis malam (31/12/2020). Keduanya merupakan warga negara Indonesia.

“Ketika gelar perkara MDF sudah kita nyatakan sebagai tersangka dan perlakuannya menggunakan undang-undang anak,” ungkap Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jumat (1/1/2020).

Sampai saat ini polisi pun masih mendalami motif MDF membuat dan menyebarluaskan parodi Indonesia Raya. MDF juga diketahui sebagai pihak pertama yang membuat dan mengunggah parodi tersebut ke channel YouTube milik NJ.

BACA JUGA :  Cemburu, Pria di Bali Tebas Tetangga Pakai Celurit Hingga Meregang Nyawa

Sejauh ini MDF dijerat Pasal 4 huruf 5 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektorinik atau ITE.

Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 64 A juncto pasal 70 Undang-Undang nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Namun, karena masih di bawah umur MDF dikenakan UU Anak.

Jerat pidana kepada anak diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. UU tersebut di antaranya mengatur tentang hak-hak anak, keadilan restoratif, upaya diversi, syarat dan ketentuan penahanan terhadap anak.

Adapun usia anak yang masuk dalam kategori tersebut antara 12-18 tahun. Karena itu, saat seorang anak menjadi pelaku tindak pidana, proses peradilan menggunakan ketentuan yang diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Namun untuk NJ, Argo menyebut masih berada di dalam penanganan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) sehingga pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan. Kendati demikian Argo menuturkan, pihaknya sudah melakukan komunikasi agar bisa memulangkan tersangka NJ.  (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *