Pemerintah Umumkan Pemberlakuan PSBB Ketat, Menkes: Sudah Cukup 500 Nakes Wafat, Tolong Bantu Mereka

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Bagikan:

Jakarta – Setelah resmi diumumkan dan diberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah di seluruh Pulau Jawa dan Bali sejak 11 Januari hingga 25 Januari 2021, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat benar-benar mematuhi PSBB tersebut.

Budi mengatakan beban kerja rumah sakit dan para tenaga kesehatan semakin berat setiap hari, lantaran kasus positif Covid-19 semakin meningkat. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah ini sebagai upaya memberikan keamanan dan keselamatan tenaga kesehatan dan tenaga medis yang tanpa henti berjibaku menangani pasien Covid-19 siang dan malam.

Bacaan Lainnya

“Sudah cukup 500 orang yang wafat. Jangan lebih banyak lagi. Tolong bantu mereka, kurangi mobilitas teman-teman sejak tanggal 11 selama dua minggu,” kata Budi usai Rapat Terbatas Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Mantan Direktur Bank Mandiri itu berkata masyarakat bisa membantu dengan menjalani protokol kesehatan secara disiplin.

“Jangan lupa memakai masker. Sekali lagi jangan lupa memakai masker, dan sekali lagi jangan lupa memakai masker,” ujar Budi.

Sebelumnya, Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Erlina Burhan juga sudah mengingatkan adanya bahaya dari varian baru virus corona hasil mutasi, yang diberi kode VUI 202012/01.

Erlina menyebut, Jenis mutan dari virus Covid-19 ini lebih mudah menular. Sehingga, di tengah masih terjadinya peningkatan kasus positif korona di Indonesia saat saat, maka kondisi ini akan lebhi berbahaya bagi Indonesia.

Erlina juga mengatakan bahwa saat ini penting bagi Indonesia untuk mencegah penularan termasuk melalui penerapan larangan masuk bagi WNA terutama yang berasal dari negara yang telah ditemukan kasus mutasi virus corona.

BACA JUGA :  Alexander Fransiscus Ingatkan Penumpang Transportasi Umum Ada Pengetatan Syarat Tes Covid

(Nad/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *