Penanganan Corona di Lampung Belum Efektif, Ahmad Bastian: Pemprov Harus Tingkatkan Kinerja

Bagikan:

Bandar Lampung – BPK RI menyebut penanganan pandemi virus Corona (Covid-19) di Provinsi Belum efektif. Anggota DPD RI dari dapil Lampung, Ahmad Bastian meminta agar Pemprov meningkatkan kinerjanya.

“Menurut BPK, Pemprov Lampung belum maksimal dalam menangani pandemi Covid-19 di 2020. Saya harapkan agar Pemprov meningkatkan kinerja,” ungkap Ahmad Bastian, Rabu (20/1/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam laporannya ke DPRD Lampung, BPK RI menyoroti kurang efektifnya Pemprov Lampung dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya. Dari hasil pemeriksaan, Pemprov Lampung belum memadai melakukan upaya testing Corona.

BACA JUGA :  Kata Senator Ahmad Bastian Soal Pilkaling di Lampung yang Tetap Digelar Meski Pandemi

“Pemprov Lampung harus meningkatkan lagi 3T yaitu testing, tracing, dan treatment. Ini penting karena 3T merupakan upaya penanggulangan Covid yang harus dilakukan pemerintah semaksimal mungkin,” sebut Bastian.

DPRD Lampung sudah merekomendasikan agar Pemprov lebih giat melakukan edukasi dan sosialisasi melalui penyempurnaan manajemen, peningkatan kapasitas pelayanan, penambahan jejaring laboratorium, dan mempersiapkan fasilitas karantina/isolasi di luar rumah sakit. Bastian meminta agar Pemprov Lampung segera melaksanakan rekomendasi tersebut.

“Pemprov harus gesit melakukan pembaruan-pembaruan kebijakan agar bisa mengejar ketertinggalan,” ucap anggota Komite I DPD RI itu.

Sebanyak 53,3 persen kabupaten/kota di Lampung diketahui berada di zona merah berisiko tinggi penyebaran Corona. Total ada 8 daerah di Lampung yang berstatus zona merah yakni Kabupaten Pringsewu, Bandarlampung, Metro, Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus dan Lampung Timur.

Bastian berharap agar Pemprov Lampung segera melakukan langkah-langkah efektif guna menekan dan mengendalikan penyebaran virus Corona di wilayahnya. Menurut dia, Pemprov Lampung punya pekerjaan rumah (PR) besar dalam penanganan Corona.

“Saya rasa Pemprov Lampung perlu melakukan terobosan besar untuk menangani Corona. Pengawasan terhadap protokol kesehatan harus ketat dilakukan dan tegas dalam menerapkan sanksi bagi pelanggar,” ujar Bastian.

BACA JUGA :  Tanaman Pangan Beri Kontribusi di Tengah Resesi Ekonomi Indonesia

Mantan anggota DPRD Lampung Selatan itu pun menyinggung soal banyaknya anggaran penanganan Covid yang belum terserap di sejumlah daerah. Bastian mendorong Pemprov Lampung untuk berinovasi menciptakan kebijakan agar tidak terjadi kurangnya penyerapan APBD.

“Sebaiknya Pemprov segera mengalokasikan dana tersebut untuk penanganan Covid apalagi Lampung menyumbang kematian tertinggi di atas angka nasional hingga mencapai 5,4%,” imbaunya.

Bastian mengatakan DPD RI akan terus memantau jalannya penanganan Covid di Lampung.

“Pemprov Lampung harus berlari cepat memperbaiki berbagai hal yang kurang dalam penanganan pandemi Corona,” tutup Bastian.

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *