Pencari Katak Tewas Kesetrum Jebakan Babi, Pemilik Lahan Diciduk Polisi

Tim identifikasi melakukan evakuasi jenazah Jamaludin (58) yang ditemukan tewas di perkebunan jagung di Desa Penyandingan, Oku (foto: Kompas.com)
Bagikan:

Jakarta – Seorang pencari katak bernama Jamaludin (58) ditemukan tewas di sebuah kebun jagung, Kamis (28/01/2021). Korban diduga  tersengat aliran listrik yang dipasang sebagai alat penjebak babi hutan. Terkait kasus itu, pemilik kebun bernama Holidi diamankan polisi di Desa Penyandingan, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardi Mursal mengungkapkan, pemilik kebun masih berstatus saksi, akan tetapi tidak menutup kemungkinan dinaikkan menjadi tersangka. Holidi mengaku memasang setrum melalui kawat melintang di sekitar ladang yang bertujuan menjauhkan tanaman dari babi hutan dan monyet.

Saat ini, pihak kepolisian masih menjaga lokasi kejadian untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan lantaran pemilik kebun tinggal di desa berbeda.

Tewasnya petani di kebun jagung ini menjadi trending di media online hari ini. Menurut tangkapan mesin Sciograf pada Kamis  (28/01/2021) Pukul 08:57 WIB, postingan yang dirilis Merdeka.com pada 28 Januari 2021 Pukul  03:03 WIB ini mencatat  share count atau telah dibagikan 5  kali selama hari ini. Selain itu, berita ini mencatat 11 reaction dan 16 engagement.

Sciograf adalah layanan Big Data dengan teknologi end to end encryption, yang terdiri dari web/robot crawler, indexing/clustering dan analisis berbasis teknologi big data. Sciograf dapat memenuhi kebutuhan data terkini dengan keluaran data bervolume sangat besar dan berkecepatan tinggi serta menghubungkan data dengan berbagai format. (May/IJS)

 

Bagikan:
BACA JUGA :  61 Persen Anak Muda Di DKI Jakarta Menilai Pemerintah Kurang Demokratis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *