Penganiayaan Mantan Kadis PUPRP Ciamis yang Turunkan Baliho HRS Akan Segera Disidangkan

Ilustrasi pengeroyokan. (Pontas.id)
Ilustrasi pengeroyokan. (Pontas.id)
Bagikan:

Tasikmalaya – Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya sudah menyerahkan berkas terkait kasus penganiayaan terhadap Mantan Kepada Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Ciamis, Soekanda Mansoer ke Kejaksaan Negeri Tasikmalaya pada Selasa (5/1/2021).

“Benar, kami sudah menerima pelimpahan kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dari Polresta Tasikmalaya. Korban diduga telah merobek baliho bergambar Habib Rizieq Shihab (HRS),” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Fajarudin kepada wartawan, Jumat (8/1/2021).

Selain pelimpahan berkas, Polresta Kota Tasikmalaya juga menyerahkan satu unit sepeda motor milik korban sebagai barang bukti.

BACA JUGA :  Giat Tes Urine, Dua Anggota Polisi di Sumatera Positif Narkoba

Ia pun menuturkan, pihaknya saat ini masih mempersiapkan beberapa hal lainnya sebelum mengajukan agar kasus segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Tasikmalaya.

Sementara itu, menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman, kasus dugaan penganiayaan ini memang sudah masuk tahap dua ke Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya.

“Statement saya kasus sudah tahap 2 ke kejaksaan. Nanti di persidangan akan terbuka apa motif dan tujuan penganiayaan,” tuturnya.

Terkait keberadaan para tersangka saat ini, Yusuf menyebut mereka sudah dititipkan di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya sampai waktu persidangan tiba.

Sebelumnya, aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia dilakukan oleh tujuh orang tersangka. Mereka berinisial GE (35), NO (32), MA (39), WA (40), BE (34), UN (30), dan US (33). Aksi pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan Mochamad Hatta, Kampung Cibogor Hilir, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya pada 24 September 2020 lalu.

Ketujuh tersangka melakukan pengeroyokan karena diduda kesal terhadap korban yang juga mereka duga sudah merobek serta menurunkan baliho bergambar HRS. (Sdy/IJS)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *